Sehari Jabat Pj Bupati Dani Ramdan Langsung Didatangi Mendagri, Sorot Anggaran Bansos
Jum'at, 23 Juli 2021 - 17:11 WIB
”Jangan hanya mengandalkan anggaran dari pusat meskipun pusat memiliki skema sendiri, baik dari ibu Menteri Sosial, Menteri Koperasi dan UMKM, Menteri Tenaga Kerja, Menteri BUMN, dan lainnya,” ungkap Tito.
Baca juga: Pemkab Bekasi Gelontorkan Rp1,8 Miliar untuk Warga Isoman Covid-19
Ke depan, Tito memastikan akan mendatangi setiap daerah untuk memastikan penyaluran bantuan sosial dari anggaran daerah dijalankan dengan baik.
Catatan Kemendagri dan Kementerian Keuangan, masih ditemukan anggaran bansos atau Bantuan Sosial Tunai (BST) tidak direalisasikan atau realisasinya rendah. Untuk itu, bagi daerah yang anggaran bansosnya belum terealisasikan atau tidak disalurkan, akan langsung didatanginya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Wahyudin, mengatakan, penyaluran bansos berupa paket sembako mengacu pada permintaan dari desa/ kelurahan setempat bagi warga yang positif corona. Sejauh ini terdapat sebanyak 7.738 paket sembako yang telah disalurkan ke 23 kecamatan sejak awal 2021.
Baca juga: Pemkab Bekasi Gelontorkan Rp1,8 Miliar untuk Warga Isoman Covid-19
Ke depan, Tito memastikan akan mendatangi setiap daerah untuk memastikan penyaluran bantuan sosial dari anggaran daerah dijalankan dengan baik.
Catatan Kemendagri dan Kementerian Keuangan, masih ditemukan anggaran bansos atau Bantuan Sosial Tunai (BST) tidak direalisasikan atau realisasinya rendah. Untuk itu, bagi daerah yang anggaran bansosnya belum terealisasikan atau tidak disalurkan, akan langsung didatanginya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Wahyudin, mengatakan, penyaluran bansos berupa paket sembako mengacu pada permintaan dari desa/ kelurahan setempat bagi warga yang positif corona. Sejauh ini terdapat sebanyak 7.738 paket sembako yang telah disalurkan ke 23 kecamatan sejak awal 2021.
Lihat Juga :