Pemkot Tangsel Kesulitan Angkat Sampah TPA Cipeucang di Sungai Cisadane
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB
Sementara itu, Kepala UPT Cipeucang Tain Setiawan mengatakan, fokus penanganan sampah yang menutup aliran Sungai Cisadane adalah dengan menarik kembali sampah yang sudah jatuh itu ke atas TPA. "Tapi kami berupaya selama ini kami lakukan, ya artinya kita angkat kembali lah sampahnya. Upaya kami di lapangan seperti itu. Kita udah angkat, yang jelas operator kami di sana sedang bertugas," ungkapnya.
Dijelaskan dia TPA Cipeucang perharinya bisa menampung sebanyak 450 ton sampah. Luas TPA sendiri hanya sekira 5 haktare. Sebanyak 2,5 hektare di zona 1, dan 1,7 hektar di zona 2 sudah digunakan menampung sampah. "Memang jujur saja itu sudah over kapasitas. Kalau kita kelola semua, 1.000 ton pak se Tangsel. Tapi ada beberapa yang dikelola oleh swasta dan ada saja yang dibuang ke Bantar Gebang dan Rawa Kucing," sambungnya.
Terpisah, Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, untuk mencegah pencemaran sungai akibat sampah dari TPA Cipeucang yang terbuang ke Sungai Cisadane, dipasang jaring sampah besar. "Adapun untuk sampah dari TPA Cipeucang atau selatan, sampah yang terbawa oleh Sungai Cisadane, Dinas PUPR udah membuat jaring sampah di jembatan Lim Sio Liong, di situ ada jaring sampah," tambah Dedi.
Sampah-sampah yang tersangkut jaring dan telah diangkat, akan langsung diangkut pihaknya ke TPA Rawa Kucing. Namun, saat ini, proses penjaringan masih berlangsung."Kami hanya mengangkut di luar sungai. Kita bantu angkut dari atas sepadan sungai ke TPA. Kita turut prihatin. Cuma kita gak mau banyak komen lah. Yah, mereka juga kan pasti bukan hal yang disengaja," ucapnya.
Dijelaskan dia TPA Cipeucang perharinya bisa menampung sebanyak 450 ton sampah. Luas TPA sendiri hanya sekira 5 haktare. Sebanyak 2,5 hektare di zona 1, dan 1,7 hektar di zona 2 sudah digunakan menampung sampah. "Memang jujur saja itu sudah over kapasitas. Kalau kita kelola semua, 1.000 ton pak se Tangsel. Tapi ada beberapa yang dikelola oleh swasta dan ada saja yang dibuang ke Bantar Gebang dan Rawa Kucing," sambungnya.
Terpisah, Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, untuk mencegah pencemaran sungai akibat sampah dari TPA Cipeucang yang terbuang ke Sungai Cisadane, dipasang jaring sampah besar. "Adapun untuk sampah dari TPA Cipeucang atau selatan, sampah yang terbawa oleh Sungai Cisadane, Dinas PUPR udah membuat jaring sampah di jembatan Lim Sio Liong, di situ ada jaring sampah," tambah Dedi.
Sampah-sampah yang tersangkut jaring dan telah diangkat, akan langsung diangkut pihaknya ke TPA Rawa Kucing. Namun, saat ini, proses penjaringan masih berlangsung."Kami hanya mengangkut di luar sungai. Kita bantu angkut dari atas sepadan sungai ke TPA. Kita turut prihatin. Cuma kita gak mau banyak komen lah. Yah, mereka juga kan pasti bukan hal yang disengaja," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :