Digeruduk Petugas Gabungan, Pedagang Kopi di Gambir Mengaku Senang

Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:11 WIB
Ia dibantu TNI dan Satpol PP berkeliling untuk melihat mana warung yang masih buka melebihi batas waktu. Baca juga: Protes PPKM Darurat, Kafe di Malang Ini Naikan Harga Tiga Kali Lipat untuk Aparat dan Pejabat

"Bersama tiga pilar untuk menyampaikan kepada warga masyarakat yang masih berdagang terkait dengan PPKM Darurat yang mana batas waktu sudah di atas jam 8 malam, sesuai dengan arahan pimpinan kami bersama tiga pilar melakukan kegiatan patroli menyambangi wilayah Polsek Metro Gambir dan menyampaikan kepada para pedagang yang masih buka kita mengajak para pedaganguntuk bersama-sama melawan covid-19 dengan menutup warung mereka," kata Fauzan.

Selain meminta penjaga warung untuk menutup tempat dagangannya, aparat gabungan juga memberikan bantuan sembako. "Arahan dari pimpinan kami untuk memberikan sembako kepada para pedagang agar bermanfaat bagi keluarga mereka," lanjutnya.

Sementara itu, Agus pedagang kopi mengaku sempat kaget saat tiba-tiba didatangi petugas gabungan. Namun ia merasa senang karena diberikan perhatian.

"Saya siap besok jam 8 ditutup. Alhamdulillah dapat bantuan dari bapak polisi. Saya senang. Karena jauh banget pendapatan buka jam 8 pagi sampai jam segini ampe mau nutup Rp100 ribu aja belum dapat," ungkap Agus.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!