Program Sedekah Sayur di Sulsel Sudah Tembus 50 Ton
Rabu, 07 Juli 2021 - 18:24 WIB
Program Sedekah Sayur ini bertujuan melahirkan Petani Dermawan yang memiliki dedikasi dan partisipasi yang tinggi untuk membantu dapur panti Asuhan, Pondok Pesantren dan masyarakat umum yang membutuhkan dari segi kubutuhan sayur mayur.
Literasi Kolaborasi menjadi gerakan yang terus berkelanjutan setiap bulannya. Sedekah Sayur terbaru berlangsung, Selasa (6/7) lalu. Gerakan Literasi Inklusi ini berkolaborasi dengan banyak pihak untuk kembali menyalurkan bantuan sedekah sayur ke 2 Panti Asuhan, 2 pondok pesantren dan masyarakat yang tergabung ke grup pasukan oranye atau satgas Drainase Pemkot.
Salah satu relawan, Wahyu yang tergabung ke dalam pasukan Sedekah Sayur yang juga merupakan mahasiswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, mengatakan sangat senang karena bisa menjadi bagian dari program berbagi sayur yang di gagas oleh Satbrimob Polda Sulsel dan Petani Rumah Koran. Menurut Wahyu, kegiatan ini benar-benar langsung membantu kebutuhan dapur masyarakat yang membutuhkan.
"Proses pengumpulan sayur ini memakan waktu selama tiga hari, yaitu hari pertama kami bersama rombongan start dari Kota Makassar ke Kampung Sayur . Hari kedua, kami ikut serta panen dan mengangkat sayur bersama petani di kampung sayur. Dan hari ketiga, proses penyaluran sayur ke Panti Asuhan, Pondok Pesantren dan Pasukan Oranye," urai Wahyu.
Baca Juga: Saat Memulihkan Diri Usai Terinfeksi Covid-19, Cobalah 6 Sayuran Ini
Literasi Kolaborasi menjadi gerakan yang terus berkelanjutan setiap bulannya. Sedekah Sayur terbaru berlangsung, Selasa (6/7) lalu. Gerakan Literasi Inklusi ini berkolaborasi dengan banyak pihak untuk kembali menyalurkan bantuan sedekah sayur ke 2 Panti Asuhan, 2 pondok pesantren dan masyarakat yang tergabung ke grup pasukan oranye atau satgas Drainase Pemkot.
Salah satu relawan, Wahyu yang tergabung ke dalam pasukan Sedekah Sayur yang juga merupakan mahasiswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, mengatakan sangat senang karena bisa menjadi bagian dari program berbagi sayur yang di gagas oleh Satbrimob Polda Sulsel dan Petani Rumah Koran. Menurut Wahyu, kegiatan ini benar-benar langsung membantu kebutuhan dapur masyarakat yang membutuhkan.
"Proses pengumpulan sayur ini memakan waktu selama tiga hari, yaitu hari pertama kami bersama rombongan start dari Kota Makassar ke Kampung Sayur . Hari kedua, kami ikut serta panen dan mengangkat sayur bersama petani di kampung sayur. Dan hari ketiga, proses penyaluran sayur ke Panti Asuhan, Pondok Pesantren dan Pasukan Oranye," urai Wahyu.
Baca Juga: Saat Memulihkan Diri Usai Terinfeksi Covid-19, Cobalah 6 Sayuran Ini
Lihat Juga :