Mengaku Dari Pondok Pesantren, 2 Pasang Remaja Ditemukan Dalam 1 Kamar Hotel di Mojokerto

Kamis, 01 Juli 2021 - 19:38 WIB
"Di Hotel Slamet ada dua pasang bukan suami istri , dalam satu kamar dihuni empat orang laki-laki dan perempuan. Mereka mengaku dari pondok di Jawa Tengah, dan sedang berjualan kalender," kata Dodik, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, petugas juga mengamankan empat orang pemuda yang sedang mabuk. Ketika itu mereka tengah melakukan pesta minuman keras. Empat pemuda dan dua pasangan remaja bukan suami istri itupun langsung digelandang ke mobil patroli dan dibawa ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto. "Dari keterangan mereka, beberapa ada yang mengaku anak pondok juga. Mereka dari Boyolali di sini sedang jual kalender," terangnya.

Baca juga: Garang Berseragam Polisi, Pria di Manado Ini Nangis Saat Dibekuk Timsus Maleo

Tak hanya Hotel Slamet, petugas juga menyisir dua hotel lainnya, yakni Hotel Sekarputih serta Hotel Raden Wijaya. Namun di dua lokasi itu, petugas tidak mendapati adanya pasangan bukan suami istri. Penyisiran pun dilanjutkan ke sejumlah warung remang di kawasan Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto. "Di Benpas tadi kita temukan mobil tidak diketahui pemiliknya. Mobil tersebut berisi minuman keras. Kita tindak lanjuti kita BAP dan kita akan memeriksa pemiliknya siapa," jelas Dodik.

Dodik menjelaskan, untuk para remaja yang terjaring di kamar hotel akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan dimintai keterangan. Termasuk memanggil pihak pondok pesantren di wilayah Jawa Tengah yang menaungi mereka. "Khusus mereka ini (dua pasangan) akan kita lakukan pemanggilan terhadap pihak pondok yang dimaksud. Sedangkan yang pemilik minuman keras juga akan kita lakukan pemanggilan," kata Dodik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!