Terapkan New Normal, Mal di Semarang Masih Sepi Pengunjung
Selasa, 26 Mei 2020 - 17:45 WIB
"Saya senang karena hampir semuanya mulai menerapkan normal baru. Beberapa tempat sudah menyiapkan tempat antrian agar jaga jarak, sudah menggunakan face shield, kaus tangan dan lainnya. Bahkan di sejumlah toko sudah membuat tabir agar tidak berhubungan langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Dia melanjutkan, cara normal baru itu harus dilakukan di tengah pandemi saat ini. Sehingga, semua pelayanan bisa tetap berjalan dan ekonomi tetap menggelinding. Meski tidak mudah, tapi agar cara hidup normal baru itu harus dimulai saat ini dan semua harus berlatih menjalaninya.(Baca juga: New Normal, Ratusan ASN Karanganyar Ikuti Apel dan Halal Bihalal )
"Cara yang cukup kreatif ini perlu dilakukan, sehingga ekonomi berjalan normal, masyarakat tetap terlayani dan semuanya bisa sehat. Maka saya minta, semua tempat keramaian dijaga ketat. Saya ingin semua berlatih untuk mengikuti kebiasaan baru, keluar rumah pakai masker atau face shield, kacamata lebih bagus. Jaga jarak dan rajin cuci tangan. Cara ini penting untuk memproteksi diri, saudara dan teman agar semuanaya bisa aman," katanya.
Dia melanjutkan, cara normal baru itu harus dilakukan di tengah pandemi saat ini. Sehingga, semua pelayanan bisa tetap berjalan dan ekonomi tetap menggelinding. Meski tidak mudah, tapi agar cara hidup normal baru itu harus dimulai saat ini dan semua harus berlatih menjalaninya.(Baca juga: New Normal, Ratusan ASN Karanganyar Ikuti Apel dan Halal Bihalal )
"Cara yang cukup kreatif ini perlu dilakukan, sehingga ekonomi berjalan normal, masyarakat tetap terlayani dan semuanya bisa sehat. Maka saya minta, semua tempat keramaian dijaga ketat. Saya ingin semua berlatih untuk mengikuti kebiasaan baru, keluar rumah pakai masker atau face shield, kacamata lebih bagus. Jaga jarak dan rajin cuci tangan. Cara ini penting untuk memproteksi diri, saudara dan teman agar semuanaya bisa aman," katanya.
(abd)
Lihat Juga :