Covid-19 di Tebet Melonjak, BIN Gelar Swab Antigen Gratis
Kamis, 24 Juni 2021 - 13:44 WIB
Medical Intelijen BIN menggelar swab antigen dan PCR gratis di Lapangan Tennis Bank Mandiri, Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2021). Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Medical Intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar swab antigen dan PCR gratis. Kali ini acara digelar di Lapangan Tennis Bank Mandiri, Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2021).
Koordinator Lapangan Mobile Laboraturium COVID-19 BIN, Budi Santoso mengatakan, swab antigen ini untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, khususnya di wilayah Tebet. "Swab test ini atas perintah dari pimpinan kami yaitu bapak kepala BIN. Tujuannya mendukung program pemerintah yaitu untuk memutus mata rantai covid 19 khususnya di wilayah kecamatan Tebet," kata Budi Santoso di lokasi. Baca juga: India Berhasil Turunkan Kasus COVID-19 Delapan Kali Lipat, Ini Rahasianya
Budi menuturkan, tim medical intelijen membawa 36 tenaga medis untuk mengakomodir kegiatan ini. Selain itu, 2 unit mobil laboraturium PCR test juga disiapkan. Ini untuk mengantisipasi bila ada masyarakat yang positif/reaktif hasil dari swab antigen.
"Dari 36 orang tenaga medis ini ada berbagai formasi di antaranya dokter,perawat, analis, dan formasi pendukung lainnya,” ujarnya.
Koordinator Lapangan Mobile Laboraturium COVID-19 BIN, Budi Santoso mengatakan, swab antigen ini untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, khususnya di wilayah Tebet. "Swab test ini atas perintah dari pimpinan kami yaitu bapak kepala BIN. Tujuannya mendukung program pemerintah yaitu untuk memutus mata rantai covid 19 khususnya di wilayah kecamatan Tebet," kata Budi Santoso di lokasi. Baca juga: India Berhasil Turunkan Kasus COVID-19 Delapan Kali Lipat, Ini Rahasianya
Budi menuturkan, tim medical intelijen membawa 36 tenaga medis untuk mengakomodir kegiatan ini. Selain itu, 2 unit mobil laboraturium PCR test juga disiapkan. Ini untuk mengantisipasi bila ada masyarakat yang positif/reaktif hasil dari swab antigen.
"Dari 36 orang tenaga medis ini ada berbagai formasi di antaranya dokter,perawat, analis, dan formasi pendukung lainnya,” ujarnya.
Lihat Juga :