Pasien Corona Bakal Membludak, Bima Arya Minta Semua Rumah Sakit di Bogor Siaga

Selasa, 22 Juni 2021 - 05:35 WIB
Bima menyebut angka Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bogor sudah mencapai 77,6 persen. Padahal dua pekan lalu masih di bawah 20 persen. Artinya jika tidak melakukan apa-apa, maka dalam waktu satu hingga dua pekan, tingkat keterisian tempat tidur akan penuh.

Selain menambah ketersediaan tempat tidur sebesar 30 -35 persen, Pemkot Bogor akan menambah tempat isolasi untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) di Pusat Isolasi BPKP Ciawi. Ke depan fasilitas isolasi ini akan terus ditambah, sehingga bagi pasien dengan gejala sedang dan berat bisa difokuskan di rumah sakit.

Baca juga: Pemkab Bogor Siapkan Penambahan Tempat Tidur di Seluruh RS bagi Pasien Covid-19

Bima Arya meminta semua rumah sakit bergerak cepat. Pasalnya, kebutuhannya benar-benar mendesak. Untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta untuk melakukan pembenahan dan pengaturan sistem rujukannya. Agar pasien dapat dirujuk secara merata sehingga tidak menumpuk di satu atau dua rumah sakit.

“Kita berlomba dengan waktu jangan sampai lonjakan yang ada tidak bisa diantisipasi,” ungkapnya. Terkait penggunaan Rumah Sakit Lapangan (RSL), Wali Kota Bogor ini menyebut saat ini masih dikaji. Sebab, ada aturan yang harus dipatuhi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!