Pembagian Sembako Ricuh dan Langgar PSBB Bikin Bupati Bogor Geram
Senin, 20 April 2020 - 14:50 WIB
Antrean panjang masyarakat untuk mendapatkan sembako dari Baznas Kabupaten Bogor. Foto/Haryudi/SINDOnews
BOGOR -
Lebih lanjut ia mengungkapkan, seharusnya pihak Baznas koordinasi dahulu dengan Pemkab dan juga pihak Polres Bogor. Sehingga, kata dia, bisa ikut mengamankan proses pembagian sembako yang sempat berujung pada kericuhan itu.
"Seharusnya Ketua Baznas berkoordinasi dengan kami dan juga kepada pihak polisi, agar aman dan tidak terjadi kericuhan seperti yang terjadi pagi tadi," kata Ade.
Bupati Bogor Ade Yasin dibuat geram akibat ulah pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor yang nekat membagikan sembako kepada ratusan warga miskin, Senin (20/04/2020). Pasalnya, saat ini Pemkab Bogor masih melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Saya kaget, kok tiba-tiba ada pembagian sembako oleh Baznas, tidak ada konfirmasi lagi ke saya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor," ujar Ade Yasin di pendopo Bupati, Kompleks Pemkab, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (20/4/2020) siang.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, seharusnya pihak Baznas koordinasi dahulu dengan Pemkab dan juga pihak Polres Bogor. Sehingga, kata dia, bisa ikut mengamankan proses pembagian sembako yang sempat berujung pada kericuhan itu.
"Seharusnya Ketua Baznas berkoordinasi dengan kami dan juga kepada pihak polisi, agar aman dan tidak terjadi kericuhan seperti yang terjadi pagi tadi," kata Ade.
Lihat Juga :