Antisipasi Kluster Pasar Antri, Warga yang Pernah Belanja Diminta Periksa
Senin, 25 Mei 2020 - 18:21 WIB
Dia mengakui Pemkot Cimahi khawatir atas munculnya dua kasus positif COVID-19 di Pasar Antri. Sebab, seperti diketahui salah satu pasar tersibuk di Kota Cimahi tersebut sempat menjadi sorotan karena berjubelnya pembeli dan pedagang saat masih memberlakukan PSBB.
"Masih ada kemungkinan ada yang positif lagi mengingat hasil tes swab belum semuanya keluar. Pemkot dan pengelola pasar sedang mengatur jadwal rapid test dan tes swab bagi seluruh pedagang dan pengelola pasar," sebutnya.
(Baca: Tes Swab Dua Pedagang Positif, Pasar Antri Cimahi Tutup 14 Hari)
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengungkapkan, dua pedagang yang dinyatakan positif masing-masing adalah warga Setiamanah, Kota Cimahi, dan warga Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Memang hasilnya dari 58 itu belum semua diketahui, semoga saja tidak ada penambahan pasien yang terindentifikasi positif. Tapi kami tetap waspada dan melakukan trakking pada masyarakat yang pernah melakukan kontak langsung dengan dua pedagang itu," tuturnya.
"Masih ada kemungkinan ada yang positif lagi mengingat hasil tes swab belum semuanya keluar. Pemkot dan pengelola pasar sedang mengatur jadwal rapid test dan tes swab bagi seluruh pedagang dan pengelola pasar," sebutnya.
(Baca: Tes Swab Dua Pedagang Positif, Pasar Antri Cimahi Tutup 14 Hari)
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengungkapkan, dua pedagang yang dinyatakan positif masing-masing adalah warga Setiamanah, Kota Cimahi, dan warga Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Memang hasilnya dari 58 itu belum semua diketahui, semoga saja tidak ada penambahan pasien yang terindentifikasi positif. Tapi kami tetap waspada dan melakukan trakking pada masyarakat yang pernah melakukan kontak langsung dengan dua pedagang itu," tuturnya.
(muh)
Lihat Juga :