Kalau Gempa 8,7 M Terjadi, Ini Belasan Desa di Blitar Selatan yang Kena Tsunami
Kamis, 10 Juni 2021 - 19:34 WIB
Kabupaten Blitar disebut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai salah satu daerah yang berpotensi tsunami setinggi 18-29 meter jika terjadi gempa berkekuatan magnitudo 8,7. Dalam waktu 20-24 menit gelombang besar akan mencapai daratan. Sementara titik tertinggi gelombang, yakni 26-29 meter berada di wilayah pesisir Kabupaten Trenggalek.
Pemkab Blitar, kata Cholik terus berkoordinasi dengan BMKG. Sosialisasi terkait mitigasi bencana juga ditingkatkan. Sosialisasi menyasar kelompok muspika dan perangkat desa yang diharapkan dilanjutkan ke masyarakat.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang. "Warga diminta tidak resah menyikapi informasi terkait potensi tsunami. Namun tetap waspada," terang Cholik.
Bupati Blitar Rini Syarifah menghimbau masyarakat Kabupaten Blitar tidak panik. Masyarakat juga dihimbau terus mengikuti update perkembangan informasi. Hingga saat ini upaya antisipasi mengurangi resiko bencana gempa dan tsunami terus dilakukan. "Yang dilakukan pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan sosialisasi sekaligus mengkampanyekan budaya mitigasi ke masyarakat," ujarnya.
Sementara belum lama BMKG Pusat juga mengunjungi Pantai Tambak Rejo di wilayah Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. BMKG meninjau kesiapan jalur evakuasi serta fasilitas pendukung lain, yakni rambu peringatan, piranti Early Warning System serta titik kumpul.
Pemkab Blitar, kata Cholik terus berkoordinasi dengan BMKG. Sosialisasi terkait mitigasi bencana juga ditingkatkan. Sosialisasi menyasar kelompok muspika dan perangkat desa yang diharapkan dilanjutkan ke masyarakat.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang. "Warga diminta tidak resah menyikapi informasi terkait potensi tsunami. Namun tetap waspada," terang Cholik.
Bupati Blitar Rini Syarifah menghimbau masyarakat Kabupaten Blitar tidak panik. Masyarakat juga dihimbau terus mengikuti update perkembangan informasi. Hingga saat ini upaya antisipasi mengurangi resiko bencana gempa dan tsunami terus dilakukan. "Yang dilakukan pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan sosialisasi sekaligus mengkampanyekan budaya mitigasi ke masyarakat," ujarnya.
Sementara belum lama BMKG Pusat juga mengunjungi Pantai Tambak Rejo di wilayah Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. BMKG meninjau kesiapan jalur evakuasi serta fasilitas pendukung lain, yakni rambu peringatan, piranti Early Warning System serta titik kumpul.
(shf)
Lihat Juga :