BMKG: Waspada Jawa Timur Masih Berpotensi Tsunami 29 Meter
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:25 WIB
Baca : Waspadai Potensi Tsunami di Pesisir Jawa, BMKG Minta Jalur Evakuasi Diperbaiki
Pada tahun 2008, rata-rata dalam setahun terjadi 4.000 hingga 5.000 kali gempa dengan skala kecil. Namun di tahun 2017, melonjak menjadi 7.000 kali dan di 2018 naik menjadi 11.900 kali. Kejadian gempa rata-rata di wilayah selatan Jawa Timur. Namun kekuatan gempanya di bawah 5 SR.
“Gempa besar dan merusak seperti Aceh yang mengakibatkan tsunami dan Yogyakarta maupun Pangandaran, semua tidak mendadak. Semua diawali dari gempa-gempa kecil. Tapi jumlahnya dalam satu bulan lebih dari 100 kali,” ungkap Dwikorita.
Kondisi inilah yang menjadi perhatian BMKG. Ternyata, kata dia, di wilayah Jawa Timur juga mengalami peningkatan gempa-gempa kecil sebelumnya terjadinya gempa Malang. Sejak awal tahun, pihaknya melakukan survei dan menemukan bahwa, di Jatim telah terjadi 600 kali gempa di awal 2021.
“Sehingga kami susuri pantai di Jawa Timur untuk cek. Yang kami khawatirkan, terjadi gempa yang kekuatannya 7 SR dan skenario terburuk 8,7 SR. Dan itu bisa potensi tsunami. Maka kami cek kesiapan aparat setempat dan pemda setempat,” tandas Dwikorita.
Dia menegaskan bahwa, tidak ada kepastian di Jawa Timur akan terjadi gempa besar. Tapi ada tren kejadian gempa-gempa kecil yang mengawali terjadinya gempa besar.
Pada tahun 2008, rata-rata dalam setahun terjadi 4.000 hingga 5.000 kali gempa dengan skala kecil. Namun di tahun 2017, melonjak menjadi 7.000 kali dan di 2018 naik menjadi 11.900 kali. Kejadian gempa rata-rata di wilayah selatan Jawa Timur. Namun kekuatan gempanya di bawah 5 SR.
“Gempa besar dan merusak seperti Aceh yang mengakibatkan tsunami dan Yogyakarta maupun Pangandaran, semua tidak mendadak. Semua diawali dari gempa-gempa kecil. Tapi jumlahnya dalam satu bulan lebih dari 100 kali,” ungkap Dwikorita.
Kondisi inilah yang menjadi perhatian BMKG. Ternyata, kata dia, di wilayah Jawa Timur juga mengalami peningkatan gempa-gempa kecil sebelumnya terjadinya gempa Malang. Sejak awal tahun, pihaknya melakukan survei dan menemukan bahwa, di Jatim telah terjadi 600 kali gempa di awal 2021.
“Sehingga kami susuri pantai di Jawa Timur untuk cek. Yang kami khawatirkan, terjadi gempa yang kekuatannya 7 SR dan skenario terburuk 8,7 SR. Dan itu bisa potensi tsunami. Maka kami cek kesiapan aparat setempat dan pemda setempat,” tandas Dwikorita.
Dia menegaskan bahwa, tidak ada kepastian di Jawa Timur akan terjadi gempa besar. Tapi ada tren kejadian gempa-gempa kecil yang mengawali terjadinya gempa besar.
Lihat Juga :