Puluhan Tugu Itu Bercerita tentang Perang

Minggu, 23 Mei 2021 - 05:01 WIB
Cerita Perang

Menurut catatan sejarah, Nederland menginjakkan kaki di daratan Pulau Timor pada abad ke-17. Namun sebelumnya, Portugis sudah datang terlebih dahulu di Pulau Timor, yaitu pada awal abad ke-16. Pada saat itu, Portugis langsung merangkul sejumlah kerajaan kecil. Yang paling berpengaruh adalah Kerajaan Wehali di Timor bagian tengah. Tahun 1556, Portugis mendirikan markas pertamanya di Timor. Untuk menguasai Timor serta menjadikannya sebagai koloni, Portugis membutuhkan waktu 30 tahun.

Kedatangan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) di Timor pada 1640 menghantui koloni Portugis. VOC mendirikan benteng di Kupang dan membangun koloni di bawah pimpinan seorang Opperhoofd dengan pengaruh yang terbatas pada 5 kerajaan kecil di sekitar Kupang seperti Sonbai Kecil, Kupang-Helong, Amabi , Amfoang dan Taebenu. Sementara Portugal menaklukkan Wehali yang cukup kuat sehingga de facto Timor Barat dan Tengah dikendalikan Portugis.

Namun, pada pertempuran Penfui tahun 1749 Portugis dikalahkan oleh VOC. Dalam dua belas tahun berikutnya, politik lokal di Timor mengubah kesetiaan mereka dari Portugis ke Belanda. Pada tahun 1769, otoritas Portugis di pulau itu kemudian memindahkan markas mereka dari Lifau di barat ke Dili di timur.

Pada tahun 1819, Timor Barat menjadi jajahan otonom Belanda, yang diperintah oleh seorang residen dan dibagi atas 5 wilayah administratif: Timor, Roti, Sawu, Larantuka (Kabupaten Flores Timur), dan Sumba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!