Ada Mitos Andaru Bakal Datang Jelang Pilkades, Apa Itu?

Jum'at, 21 Mei 2021 - 20:09 WIB
Dari kisah itu, jelas dia, masyarakat di sejumlah daerah kemudian menerapkannya dalam setiap ada Pemilihan calon pemimpn. Rais menjelaskan, tidak hanya pada Pilkades saja, melainkan juga utuk level yang lebih atas yakni Pilkada. “Tradisi ini di beberapa daerah masih hidup. Namanya mungkin beda-beda, tapi ya ke sana juga arahnya,” jelas dia.

Jika ditarik dalam konteks modernisasi ini, jelas dia, Andaru bisa diartikan sebagai rakyat. Ketika seorang calon memiliki kepribadian yang baik, itikad baik untuk mensejahterakan rakyatnya, peluang yang bersangkutan untuk terpilih sebagai Kades sangat besar. Baca: Getaran Gempa M 6,2 di Tenggara Blitar Dirasakan Hingga Lombok dan Wonogiri.



“Rakyat akan datang, akan menjatuhkan pilihan kepada dia. Maka sudah dipastikan dia akan menang. Dan ketika sifatnya berubah jadi tidak amanah, korupsi, sewenang-wenang maka rakyat pun akan menjauhi. Ya seperti Wahyucakraningrat itu. Meskipun sudah masuk, tapi ketika tidak tahan godaan maka akan keluar lagi,” jelas dia.

Salah satu calon Kuwu di Kecamatan Maja, Taufik mengatakan, tradisi tersebut kembali kepada masing-masing orang. Namun, Taufik menilai mencari Andaru jatuh saat ini akan terasa lebih sulit. “Sekarang mah sangat susah ya. Karena sudah banyak penerangan. Saya mah nggak mencari, tapi nunggu pulung aja, nunggu keberuntungan,” kata dia. Baca Juga: Gempa M 6,2 Terasa di Malang Raya Kuat Mengguncang Kabupaten Blitar.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!