Pedagang-Pembeli Pasar Tradisional Pekalongan, Jalani Rapid Test
Sabtu, 23 Mei 2020 - 08:03 WIB
"Rapid test ini terus akan kami lakukan di tempat keramaian lainnya secara acak dan digratiskan untuk mengetahui sejauh mana tingkat resiko terpaparnya Covid-19 di Kota Pekalongan terlebih menjelang lebaran ini banyak pengunjung mencari kebutuhan untuk berlebaran," tegas Saelany. (Baca juga : Gugus Tugas COVID-19 Kota Pekalongan Rapid Test Acak Pengunjung Mal )
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto,SKM,MKes mengungkapkan bahwa dari hasil rapid test di dua pasar tradisional tersebut, ditemukan 2 orang reaktif terhadap Covid-19. Kedua orang tersebut,lanjut Budi, akan ditindaklanjuti dengan tracking dan menjalani swab test.
"Hari ini kami lakukan rapid test di dua pasar tradisional masing-masing tempat sebanyak 40 sample secara acak, hasilnya ada 2 orang yang reaktif Covid-19 yakni pengunjung pasar yang merupakan warga Batang dan Kota Pekalongan. Keduanya selanjutnya akan kami lakukan tracking riwayat kontak dengan siapa saja dan mereka akan menjalani swab test nantinya," pungkas Budi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto,SKM,MKes mengungkapkan bahwa dari hasil rapid test di dua pasar tradisional tersebut, ditemukan 2 orang reaktif terhadap Covid-19. Kedua orang tersebut,lanjut Budi, akan ditindaklanjuti dengan tracking dan menjalani swab test.
"Hari ini kami lakukan rapid test di dua pasar tradisional masing-masing tempat sebanyak 40 sample secara acak, hasilnya ada 2 orang yang reaktif Covid-19 yakni pengunjung pasar yang merupakan warga Batang dan Kota Pekalongan. Keduanya selanjutnya akan kami lakukan tracking riwayat kontak dengan siapa saja dan mereka akan menjalani swab test nantinya," pungkas Budi.
(nun)
Lihat Juga :