WALHI dan Yayasan Konservasi Sumatera Soroti Kasus Perburuan Satwa Bengkulu Utara
Selasa, 18 Mei 2021 - 00:27 WIB
Direktur Eksekutif WALHI Daerah Bengkulu, Benny Ardiansyah. iNews TV/Ismail Yugo
BENGKULU - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menyoroti kasus perburuan satwa jenis elang ular Bido yang membelit oknum Kepala Desa di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Direktur Eksekutif WALHI Daerah Bengkulu, Benny Ardiansyah mengatakan, pihaknya berharap masyarakat lebih bijak terhadap alam, hal ini dibutuhkan agar ekosistem tetap terjaga.
Aparatur Negara diharapkan lebih inovatif dalam memberikan pemahaman, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui binatang apa saja yang dilindungi Undang- Undang.
"Aparatur negara harus lebih inovatif dalam memberikan pemahaman terhadap masyarkat sehingga memudahkan masyarakat dalam melihat mana saja bintang yang dilindungi mana yang tidak," kata Benny. Baca: Pesta Miras Berdarah, Pria di Bali Tewas Dibantai Anak Kandungnya.
Direktur Eksekutif WALHI Daerah Bengkulu, Benny Ardiansyah mengatakan, pihaknya berharap masyarakat lebih bijak terhadap alam, hal ini dibutuhkan agar ekosistem tetap terjaga.
Aparatur Negara diharapkan lebih inovatif dalam memberikan pemahaman, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui binatang apa saja yang dilindungi Undang- Undang.
"Aparatur negara harus lebih inovatif dalam memberikan pemahaman terhadap masyarkat sehingga memudahkan masyarakat dalam melihat mana saja bintang yang dilindungi mana yang tidak," kata Benny. Baca: Pesta Miras Berdarah, Pria di Bali Tewas Dibantai Anak Kandungnya.
Lihat Juga :