Begini Kronologis Debt Collector Rampas Mobil yang Dibawa Serda Nurhadi
Senin, 10 Mei 2021 - 12:12 WIB
Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurachman menjelaskan peristiwa yang sempat viral antara Babinsa Sempet Serda Nurhadi dengan 11 orang debt collector. SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menjelaskan peristiwa yang sempat viral antara Babinsa Sempet Serda Nurhadi dengan 11 orang debt collector .
"Awal mulanya Serda Nurhadi pada pukul 14.00 mendapat laporan dari masyarakat bahwa di depan kelurahan Semper ini terjadi kemacetan total dan kemudian ada laporan lagi bahwa ada masyarakat yang ribut dengan debt collector tersebut," urai Dudung di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).
Atas informasi tersebut, lanjut Dudung, maka Serda Nurhadi datang ke lokasi kemudian berdialog dengan debt collector. Kemudian Serda Nurhadi melihat di dalam mobil ada anak anak menangis dan ada orang tua yang kesakitan, memang tujuannya adalah ke rumah sakit. (Baca juga; Ketua Organisasi Mata Elang Bakal Datangi Kodam Jaya, Langsung Minta Maaf ke Pangdam dan Kapolda )
"Melihat seperti itu, maka Serda Nurhadi mencoba untuk mengambil alih kendaraan untuk menyingkirkan agar kemacetan itu tidak terjadi dan kemudian akan mengarahkan ke rumah sakit, namun karena keterbatasan serda Nurhadi untuk mengendarai kendaraan matic dan akan diarahkan oleh pemilik ke arah tol maka Serda Nurhadi memberhentikan," tambahnya.
"Awal mulanya Serda Nurhadi pada pukul 14.00 mendapat laporan dari masyarakat bahwa di depan kelurahan Semper ini terjadi kemacetan total dan kemudian ada laporan lagi bahwa ada masyarakat yang ribut dengan debt collector tersebut," urai Dudung di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).
Atas informasi tersebut, lanjut Dudung, maka Serda Nurhadi datang ke lokasi kemudian berdialog dengan debt collector. Kemudian Serda Nurhadi melihat di dalam mobil ada anak anak menangis dan ada orang tua yang kesakitan, memang tujuannya adalah ke rumah sakit. (Baca juga; Ketua Organisasi Mata Elang Bakal Datangi Kodam Jaya, Langsung Minta Maaf ke Pangdam dan Kapolda )
"Melihat seperti itu, maka Serda Nurhadi mencoba untuk mengambil alih kendaraan untuk menyingkirkan agar kemacetan itu tidak terjadi dan kemudian akan mengarahkan ke rumah sakit, namun karena keterbatasan serda Nurhadi untuk mengendarai kendaraan matic dan akan diarahkan oleh pemilik ke arah tol maka Serda Nurhadi memberhentikan," tambahnya.
Lihat Juga :