Tantang Petugas Medis di Medsos, Pria Banyumas Ini Ditangkap Polisi
Jum'at, 22 Mei 2020 - 15:15 WIB
Isi chat AS alias Mas Black yang menantang para tenaga medis ini akhirnya memicu persoalan. FOTO/IST
BANYUMAS - Jagat media sosial dihebohkan dengan postingan seorang pria asal Banyumas . Pria yang berinisial AS ini menggunggah postingan yang bernada menantang dan meremehkan petugas medis yang tengah berjuang melawan COVID-19.
AS dengan menggunakan nama akun Mas Black memasang status foto petugas medis mengenakan APD lengkap dengan tagar #IndonesiaTerserah!!! #Kamimenyerah. Dalam unggahan di Whatsapp itu, AS memberikan caption bertuliskan: "Emang Lu ngapain? Mijitin pasien corona? Belagak jadi Garda terdepan tapi ga ada kontribusiNya kok tiba2 bilang menyerah."
Postingan status itu kemudian memantik tanggapan rekannya. Termasuk mengingatkan pernyataan itu bakal menimbulkan polemik jika ada yang tak terima dengan status tersebut. Namun, Mas Black pantang surut dan memberikan komentar lebih pedas.
“Ga terima Ya ngaju Ngeneh.” “Nyong ak siap jadi Kelinci percobaan. Silakan Suntik virus corona Stadium 4. Klo ak bsa bertahan dan hidup, semua Jajaran Medis dan pemerintahan yg menghambat dan bikin kebijakan2 yg memberatkan dan menggiring opini masyarakat utk takut corona Utk mundur dari jabatanNya," tulis AS. (Baca juga:Beredar Video Petugas Jenazah COVID-19 Minta Rp3 Juta untuk Biaya Pemakaman)
AS dengan menggunakan nama akun Mas Black memasang status foto petugas medis mengenakan APD lengkap dengan tagar #IndonesiaTerserah!!! #Kamimenyerah. Dalam unggahan di Whatsapp itu, AS memberikan caption bertuliskan: "Emang Lu ngapain? Mijitin pasien corona? Belagak jadi Garda terdepan tapi ga ada kontribusiNya kok tiba2 bilang menyerah."
Postingan status itu kemudian memantik tanggapan rekannya. Termasuk mengingatkan pernyataan itu bakal menimbulkan polemik jika ada yang tak terima dengan status tersebut. Namun, Mas Black pantang surut dan memberikan komentar lebih pedas.
“Ga terima Ya ngaju Ngeneh.” “Nyong ak siap jadi Kelinci percobaan. Silakan Suntik virus corona Stadium 4. Klo ak bsa bertahan dan hidup, semua Jajaran Medis dan pemerintahan yg menghambat dan bikin kebijakan2 yg memberatkan dan menggiring opini masyarakat utk takut corona Utk mundur dari jabatanNya," tulis AS. (Baca juga:Beredar Video Petugas Jenazah COVID-19 Minta Rp3 Juta untuk Biaya Pemakaman)
Lihat Juga :