Cegah Pemudik, Polres Sarolangun Bangun Pos Penyekatan di Perbatasan Jambi-Sumsel
Minggu, 02 Mei 2021 - 13:32 WIB
Guna mencegah adanya pemudik gelap melewati jalur tikus saat mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Polres Sarolangun membangun pos penyekatan di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan. Okezone/Azhari
JAMBI - Guna mencegah adanya pemudik gelap melewati jalur tikus saat mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Polres Sarolangun membangun pos penyekatan di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan, tepatnya di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun-Kabupaten Muratara.
Menurut Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono, pos penyekatan mudik lebaran ini dibangun lebih kedepan dari perbatasan. "Kita bangun pos penyekatan mudik lebaran sebelum jalur tikus pertama masuk ke Sarolangun. Ini bertujuan untuk menekan pemudik gelap," ujarnya, Minggu (2/5/2021).
Menanggapi itu, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan pos penyekatan mudik lebaran ini bertujuan untuk mencegah dan memutuskan penyebaran mata rantai COVID-19.
"Jadi Provinsi Jambi bersama provinsi tetangga yang lain saling menjaga dengan membangun pos penyekatan mudik lebaran supaya tidak ada perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain," ungkapnya.
Pos penyekatan ini, sambungnya, fungsinya untuk menjaga agar tidak ada wilayah yang sakit masuk ke wilayah Jambi melalui Sarolangun. "Kalo warga tersebut lolos dan bisa melintas dari satu ke provinsi lain dalam keadaan sakit, maka akan memperburuk situasi," jelas Kapolda.
Dia juga menjelaskan, pelayanan petugas pos penyekatan mudik lebaran di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan ini cukup baik dengan sejumlah fasilitas yang dilengkapi dengan ruang isolasi dan mobil ambulans yang standby 24 jam. Baca: Iring-iringan Pemudik Motor Mulai Padati Jalur Pantura Cirebon.
Menurut Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono, pos penyekatan mudik lebaran ini dibangun lebih kedepan dari perbatasan. "Kita bangun pos penyekatan mudik lebaran sebelum jalur tikus pertama masuk ke Sarolangun. Ini bertujuan untuk menekan pemudik gelap," ujarnya, Minggu (2/5/2021).
Menanggapi itu, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan pos penyekatan mudik lebaran ini bertujuan untuk mencegah dan memutuskan penyebaran mata rantai COVID-19.
"Jadi Provinsi Jambi bersama provinsi tetangga yang lain saling menjaga dengan membangun pos penyekatan mudik lebaran supaya tidak ada perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain," ungkapnya.
Pos penyekatan ini, sambungnya, fungsinya untuk menjaga agar tidak ada wilayah yang sakit masuk ke wilayah Jambi melalui Sarolangun. "Kalo warga tersebut lolos dan bisa melintas dari satu ke provinsi lain dalam keadaan sakit, maka akan memperburuk situasi," jelas Kapolda.
Dia juga menjelaskan, pelayanan petugas pos penyekatan mudik lebaran di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan ini cukup baik dengan sejumlah fasilitas yang dilengkapi dengan ruang isolasi dan mobil ambulans yang standby 24 jam. Baca: Iring-iringan Pemudik Motor Mulai Padati Jalur Pantura Cirebon.
Lihat Juga :