Miris, Alat Rapid Test Antigen untuk Ambil Cairan Hidung di Bandara Kualanamu Digunakan Berulangkali
Rabu, 28 April 2021 - 11:34 WIB
Suasana penggerebekan yang dilakukan jajaran Dirkrimsus Polda Sumut di lokasi layanan rapid test di Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021). Foto/Ist.
MEDAN - Tabir di balik penggerebekkan polisi di ruang layanan pemeriksaan cepat (Rapid Test) Antigen di Lantai Mezzanine, Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, yang dilakukan pada Rabu (27/4/2021) mulai terkuak.
Baca juga: Diduga Gunakan Peralatan Bekas, Layanan Rapid Test di Bandara Kualanamu Digerebek Polisi
Layanan rapid test antigen yang disediakan Kimia Farma di bandara tersebut, diduga menggunakan peralatan bekas pakai yang di daur ulang. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel yang dimasukkan ke dalam hidung saat Rapid Test Antigen , setelah digunakan kemudian dicuci dan dibersihkan kembali. Lalu dimasukkan ke dalam bungkus kemasan untuk digunakan dan dipakai dalam pemeriksaan orang berikutnya.
Ratusan alat rapid test bekas yang siap kembali digunakan kabarnya ikut disita dalam penggerebekkan itu. Polisi juga disebut telah mengamankan empat orang petugas laboratorium Kimia Farma yang bertugas di layanan Rapid Test tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti dua unit komputer, dua mesin printer, uang tunai dan ratusan alat rapid test antigen baru yang belum digunakan.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut, belum mau berkomentar banyak. "Masih didalami penyidik ," katanya. Baca juga: Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua
Begitu juga dengan Kasubid Penerangan Masyarakat pada Bidang Humas Polda Sumateea Utara, AKBP Mangantar Pardamean Nainggolan yang menyebut saat ini penyelidikan masih terfokus pada layanan rapid test antigen di Bandara Kualanamu tersebut. "Kita masih fokus di posko layanan swab (antigen) di Bandara Kualanamu. Belum pada Kimia Farma Medan," tukasnya.
Baca juga: Diduga Gunakan Peralatan Bekas, Layanan Rapid Test di Bandara Kualanamu Digerebek Polisi
Layanan rapid test antigen yang disediakan Kimia Farma di bandara tersebut, diduga menggunakan peralatan bekas pakai yang di daur ulang. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel yang dimasukkan ke dalam hidung saat Rapid Test Antigen , setelah digunakan kemudian dicuci dan dibersihkan kembali. Lalu dimasukkan ke dalam bungkus kemasan untuk digunakan dan dipakai dalam pemeriksaan orang berikutnya.
Ratusan alat rapid test bekas yang siap kembali digunakan kabarnya ikut disita dalam penggerebekkan itu. Polisi juga disebut telah mengamankan empat orang petugas laboratorium Kimia Farma yang bertugas di layanan Rapid Test tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti dua unit komputer, dua mesin printer, uang tunai dan ratusan alat rapid test antigen baru yang belum digunakan.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut, belum mau berkomentar banyak. "Masih didalami penyidik ," katanya. Baca juga: Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua
Begitu juga dengan Kasubid Penerangan Masyarakat pada Bidang Humas Polda Sumateea Utara, AKBP Mangantar Pardamean Nainggolan yang menyebut saat ini penyelidikan masih terfokus pada layanan rapid test antigen di Bandara Kualanamu tersebut. "Kita masih fokus di posko layanan swab (antigen) di Bandara Kualanamu. Belum pada Kimia Farma Medan," tukasnya.
Lihat Juga :