Taman Bacaan Pelangi Luncurkan Girls’ Scholarship Program untuk Siswi Perempuan di Flores
Kamis, 22 April 2021 - 07:56 WIB
Untuk gelombang pertama, sebanyak 20 siswi sudah lolos dan terpilih sebagai penerima beasiswa dan diumumkan bertepatan di hari Kartini. Proses seleksi kandidat penerima beasiswa, jelasnya, sudah berlangsung sejak Oktober 2020 dan melibatkan berbagai pihak, antara lain Dinas Pendidikan di Kabupaten Nagekeo dan Ende, para kepala sekolah, serta para pemuka masyarakat. Wakil dari Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten dan para pemuka masyarakat dilibatkan sebagai juri dalam proses seleksi kandidat.
Proses seleksi yang berlangsung cukup lama dan detail dilakukan melalui berbagai tahap, yaitu: 1) review dokumen (rapor siswa); 2) penilaian essay siswi; 3) wawancara; 4) kunjungan rumah- home visit untuk memastikan kondisi keluarga kandidat dan interview dengan anggota keluarga.“Kami mengajak semua pihak untuk turut membantu dan berkontribusi dalam program Girls’ Scholarship ini. Sekecil apapun bantuan yang diberikan akan membawa perubahan dalam hidup anak-anak ini”, pungkas Nila Tanzil.
Bupati Kabupaten Nagekeo Johanes Don Bosco mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepedulian Taman Bacaan Pelangi terhadap kemajuan anak-anak perempuan di Flores. “Atas nama pemerintah Kabupaten Nagekeo, kami mengapresiasi kepedulian Taman Bacaan Pelangi terhadap kemajuan anak-anak perempuan di daerah kami. Beasiswa ini sangat berarti bagi para siswi-siswi dan keluarga mereka. Hal ini juga secara tidak langsung sudah berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas masyarakat di Nagekeo,” kata Johanes Don Bosco.
Sekadar diketahui, data yang dilansir oleh BPS Provinsi NTT 2017 mencatat bahwa anak perempuan yang mampu menamatkan pendidikan dasar (SD) di NTT hanya sebesar 37,58%. Jumlah anak perempuan yang kemudian melanjutkan pendidikan dari sekolah dasar terus mengalami penurunan secara drastis untuk tingkatan jenjang yang lebih tinggi. Baca juga: Enaknya Jadi Anak Peserta BP Jamsostek, Bisa Dapat Beasiswa hingga Rp174 Juta
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Matildis Mensi Tiwe mengatakan, “Kami berterima kasih kepada Taman Bacaan Pelangi atas berbagai kerjasama dan program-program pendidikan yang dilakukan untuk membantu anak-anak kami di Ende. Program beasiswa ini sangat dibutuhkan dan tentunya akan membuat mereka lebih semangat bersekolah,” kata Matildis Mensi Tiwe.
Proses seleksi yang berlangsung cukup lama dan detail dilakukan melalui berbagai tahap, yaitu: 1) review dokumen (rapor siswa); 2) penilaian essay siswi; 3) wawancara; 4) kunjungan rumah- home visit untuk memastikan kondisi keluarga kandidat dan interview dengan anggota keluarga.“Kami mengajak semua pihak untuk turut membantu dan berkontribusi dalam program Girls’ Scholarship ini. Sekecil apapun bantuan yang diberikan akan membawa perubahan dalam hidup anak-anak ini”, pungkas Nila Tanzil.
Bupati Kabupaten Nagekeo Johanes Don Bosco mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepedulian Taman Bacaan Pelangi terhadap kemajuan anak-anak perempuan di Flores. “Atas nama pemerintah Kabupaten Nagekeo, kami mengapresiasi kepedulian Taman Bacaan Pelangi terhadap kemajuan anak-anak perempuan di daerah kami. Beasiswa ini sangat berarti bagi para siswi-siswi dan keluarga mereka. Hal ini juga secara tidak langsung sudah berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas masyarakat di Nagekeo,” kata Johanes Don Bosco.
Sekadar diketahui, data yang dilansir oleh BPS Provinsi NTT 2017 mencatat bahwa anak perempuan yang mampu menamatkan pendidikan dasar (SD) di NTT hanya sebesar 37,58%. Jumlah anak perempuan yang kemudian melanjutkan pendidikan dari sekolah dasar terus mengalami penurunan secara drastis untuk tingkatan jenjang yang lebih tinggi. Baca juga: Enaknya Jadi Anak Peserta BP Jamsostek, Bisa Dapat Beasiswa hingga Rp174 Juta
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Matildis Mensi Tiwe mengatakan, “Kami berterima kasih kepada Taman Bacaan Pelangi atas berbagai kerjasama dan program-program pendidikan yang dilakukan untuk membantu anak-anak kami di Ende. Program beasiswa ini sangat dibutuhkan dan tentunya akan membuat mereka lebih semangat bersekolah,” kata Matildis Mensi Tiwe.
(don)
Lihat Juga :