Mengolah Rasa dan Raga di Museum Nuart Sculpture Park Bandung Barat

Senin, 19 April 2021 - 14:01 WIB


Karya-karya patung dan seni lainnya bisa dinikmati di ruang galery. Seperti patung tokoh Proklamator Soekarno, miniatur Candi Borobudur, patung perempuan yang terbuat dari besi baja yang menggambarkan korban kebrutalan reformasi. Hingga miniatur patung fenomenal yang menjadi ikon Bali yakni patung Hindu terbesar Garuda Wisnu Kencana.

Di kawasan Museum Nuart Sculpture Park juga terdapat sebuah kafe yang lokasinya berada di bagian belakang. Di kafe yang didesain dengan sentuhan seni dari Sang Maestro ini juga terdapat beberapa karya seni lukisan yang diperlihatkan untuk para pengunjung. Sedangkan untuk makanan, beragam kuliner ditawarkan termasuk menu khas Bali.

"Ini adalah tempat ayah saya berkreasi lalu berevolusi menjadi galeri, showroom. Menjadi wisata edukasi bagi masyarakat atau pengunjung yang datang ke sini untuk mengolah raga dan rasa," tutur putri Nyoman Nuarta yang juga Space Managing Director Nuart Sculpture Park, Putu Tania Madiadipoera.

Dia mengatakan, keberadaan Nuart tidak terlepas dari upaya untuk menjaga tradisi budaya lokal supaya tidak punah dan tersingkirkan oleh budaya asing. Nuart juga merupakan rumah untuk semua seniman dengan mengusung konsep art, culture, and natural, dan tidak profit oriented.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!