Zona Merah Corona Meluas, Bupati Bogor Kesulitan Deteksi OTG
Minggu, 19 April 2020 - 12:25 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin. Foto: Dok SINDOnews
BOGOR - Tren angka kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Bogor dalam sepekan terakhir terus meningkat.
Bupati Bogor Ade Yasin selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyatakan meski berbagai upaya pencegahan terus dilakukan, namun setiap hari masih saja terjadi penularan. Pihaknya kesulitan mendeteksi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.
“Saya ingin menunjukkan data seminggu terakhir. Tanggal 10 April ada 29 positif corona, 11 April 33 orang, 12 April 36 orang, 13 April 38 orang, 14 April 45 orang, 15 April 50 orang, 16 April 52 oang, dan 17 April 56 orang. Setiap hari ada yang tertular," kata Ade dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2020).
Dengan kondisi tersebut membuat 16 dari 40 kecamatan yang ada di wilayahnya masuk zona merah (ditemukan kasus positif). (Baca juga: Kisah Tenaga Medis Corona, Mulai Ditolak Warga hingga Digoda Pasien)
Bupati Bogor Ade Yasin selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyatakan meski berbagai upaya pencegahan terus dilakukan, namun setiap hari masih saja terjadi penularan. Pihaknya kesulitan mendeteksi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.
“Saya ingin menunjukkan data seminggu terakhir. Tanggal 10 April ada 29 positif corona, 11 April 33 orang, 12 April 36 orang, 13 April 38 orang, 14 April 45 orang, 15 April 50 orang, 16 April 52 oang, dan 17 April 56 orang. Setiap hari ada yang tertular," kata Ade dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2020).
Dengan kondisi tersebut membuat 16 dari 40 kecamatan yang ada di wilayahnya masuk zona merah (ditemukan kasus positif). (Baca juga: Kisah Tenaga Medis Corona, Mulai Ditolak Warga hingga Digoda Pasien)
Lihat Juga :