Jasa Marga Tetap Penuhi SPM meski Penurunan Pendapatan Tol Dampak Pandemi Covid-19
Minggu, 19 April 2020 - 11:20 WIB
Penurunan berlanjut saat dimulainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Utama (barrier) yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek misalnya GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (akses arah timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat), dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah selatan), dengan rincian sebagai berikut:
1. 7 hari sejak imbauan WFH (16-22 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -12%, GT Cikupa Exit sebesar -14%, dan GT Ciawi 2 sebesar -19%.
2. 14 hari sejak imbauan WFH (16-29 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -15%, GT Cikupa Exit sebesar -19%, dan GT Ciawi 2 sebesar -26%.
3. Yang paling terkini, yaitu 28 hari sejak imbauan WFH dan pemberlakuan PSBB (16 Maret-13 April 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -27%, GT Cikupa Exit sebesar -26%, dan GT Ciawi 2 sebesar -35%.
Tidak hanya di Jalan Tol Jasa Marga Group yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek, Jasa Marga juga mencatat adanya penurunan lalu lintas di ruas jalan tol jarak jauh antarkota. Contohnya Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola oleh Jasa Marga Group terjadi penurunan sekitar -34% dari LHR normal.
1. 7 hari sejak imbauan WFH (16-22 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -12%, GT Cikupa Exit sebesar -14%, dan GT Ciawi 2 sebesar -19%.
2. 14 hari sejak imbauan WFH (16-29 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -15%, GT Cikupa Exit sebesar -19%, dan GT Ciawi 2 sebesar -26%.
3. Yang paling terkini, yaitu 28 hari sejak imbauan WFH dan pemberlakuan PSBB (16 Maret-13 April 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar -27%, GT Cikupa Exit sebesar -26%, dan GT Ciawi 2 sebesar -35%.
Tidak hanya di Jalan Tol Jasa Marga Group yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek, Jasa Marga juga mencatat adanya penurunan lalu lintas di ruas jalan tol jarak jauh antarkota. Contohnya Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola oleh Jasa Marga Group terjadi penurunan sekitar -34% dari LHR normal.
(jon)
Lihat Juga :