Viral! Curhatan Sopir Truk, STNK Ditahan Oknum Polantas Tanpa Surat Tilang
Minggu, 18 April 2021 - 01:30 WIB
Edi sendiri bekerja sebagai sopir truk pengangkut material. Dia pada hari kejadian sedang berencana pulang ke Cilenggang. Akibat penahanan surat kendaraannya itu, Edi tak lagi berani keluar bekerja karena kendaraannya kini tak bersurat.
"Apa memang begitu prosedurnya, STNK diambil petugas tanpa ada surat apapun. Saya baru kali ini mengalami kejadian begini. Ini sama aja nyusahin orang kecil seperti saya, saya nggak bisa kerja lagi karena STNK nggak ada, pemberitahuan surat tilang juga nggak ada," sambungnya.
Diperoleh informasi, jika Iptu Rokhmat bertugas di Satlantas Polres Tangsel. Saat dikonfirmasi langsung, dia pun mengakui bahwa memang telah menahan surat kendaraan berupa STNK dari seunit truk yang melintas pada Jumat siang. Baca: 2 Motor Terlibat Kecelakaan di Pamulang, Kakek Berusia 71 Tahun Tewas
"Iya memang sama saya STNK nya, jadi waktu itu posisinya kan disini Traffic Light-nya mati. Sehingga karena khawatir terjadi kecelakaan, akhirnya kita pasangin Traffic Cone (pembatas). Jadi yang mau belok itu harus lurus dulu, baru belok di sana. Jadi enggak bisa belok langsung dari Traffic Light. Saat itu sopir ini mau belok langsung, makanya saya setop," ujar Rokhmat.
Dilanjutkan dia, ketika itu sejumlah personel Polantas dibantu pihak sekuriti sedang sibuk memasang traffic cone mencegah kendaraan dari arah ITC menuju ke Jalan Boulevard BSD Timur. Karena truk yang dikemudikan Edi tetap berbelok, lalu Rokhmat pun menahan STNK-nya.
"Apa memang begitu prosedurnya, STNK diambil petugas tanpa ada surat apapun. Saya baru kali ini mengalami kejadian begini. Ini sama aja nyusahin orang kecil seperti saya, saya nggak bisa kerja lagi karena STNK nggak ada, pemberitahuan surat tilang juga nggak ada," sambungnya.
Diperoleh informasi, jika Iptu Rokhmat bertugas di Satlantas Polres Tangsel. Saat dikonfirmasi langsung, dia pun mengakui bahwa memang telah menahan surat kendaraan berupa STNK dari seunit truk yang melintas pada Jumat siang. Baca: 2 Motor Terlibat Kecelakaan di Pamulang, Kakek Berusia 71 Tahun Tewas
"Iya memang sama saya STNK nya, jadi waktu itu posisinya kan disini Traffic Light-nya mati. Sehingga karena khawatir terjadi kecelakaan, akhirnya kita pasangin Traffic Cone (pembatas). Jadi yang mau belok itu harus lurus dulu, baru belok di sana. Jadi enggak bisa belok langsung dari Traffic Light. Saat itu sopir ini mau belok langsung, makanya saya setop," ujar Rokhmat.
Dilanjutkan dia, ketika itu sejumlah personel Polantas dibantu pihak sekuriti sedang sibuk memasang traffic cone mencegah kendaraan dari arah ITC menuju ke Jalan Boulevard BSD Timur. Karena truk yang dikemudikan Edi tetap berbelok, lalu Rokhmat pun menahan STNK-nya.
Lihat Juga :