Kejari Akui Tak Ada Intervensi Terkait Dugaan Korupsi Damkar Depok
Sabtu, 17 April 2021 - 13:18 WIB
Dengan menerima laporan dari masyarakat dan juga Sandi sebagai pegawai honorer di Dinas DPKP bukan berarti juga pihaknya menelan mentah-mentah. Yang dilakukan pihaknya adalah mengecek kebenaran informasi tersebut.
“Caranya? Panggil pihak terkait dengerin versi mereka, kita independen netral profesional. Kalau ternata cukup bukti pasti akan kita tingkatkan. Tapi kalau ngga cukup ya kita gabisa paksa,” bebernya. Baca juga: Kejari Sudah Periksa 12 Orang di Kasus Damkar Depok, 4 Diantaranya Pegawai Honorer
Pendalaman laporan dugaan korupsi di dinas tersebut juga didalami oleh penyidik Polres Metro Depok. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres sehingga tidak terjadi tumpang tindih.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Krimsus yang datang. Intinya kita akan berikan surat pada Polres bahwa sprin kita tanggal 6 April, mereka tetap jalan tidak apa-apa. Setelah surat diterimamungkin akan stop karena kita lebih dulu,” tuturnya.
“Caranya? Panggil pihak terkait dengerin versi mereka, kita independen netral profesional. Kalau ternata cukup bukti pasti akan kita tingkatkan. Tapi kalau ngga cukup ya kita gabisa paksa,” bebernya. Baca juga: Kejari Sudah Periksa 12 Orang di Kasus Damkar Depok, 4 Diantaranya Pegawai Honorer
Pendalaman laporan dugaan korupsi di dinas tersebut juga didalami oleh penyidik Polres Metro Depok. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres sehingga tidak terjadi tumpang tindih.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Krimsus yang datang. Intinya kita akan berikan surat pada Polres bahwa sprin kita tanggal 6 April, mereka tetap jalan tidak apa-apa. Setelah surat diterimamungkin akan stop karena kita lebih dulu,” tuturnya.
(mhd)
Lihat Juga :