Wow! Pengembangan Tambak Udang Vaname Manfaatkan Satelit Amerika

Jum'at, 16 April 2021 - 11:21 WIB
Untuk mengetahui akurasi teknologi baru ini, informasi yang didapat dibandingkan dengan pengukuran di lapangan. Dari riset yang dilakukan, didapatkan hasil yang sangat baik.

Salah satu kelemahan surveillance dengan satelit adalah panjang gelombang yang tersedia terbatas, selain itu resolusinya kurang baik. Dengan begitu, tim LIHTR juga sedang mengembangkan teknologi yang dapat menangkap dari 300 hingga 315 panjang gelombang dengan resolusi yang baik.

“Tapi memang kalau device kita sendiri memang terbatas. Artinya tidak bisa seperti satelit yang bisa meng-cover seluruh dunia. Jadi memang biasanya dipakai di tambak-tambak untuk melakukan surveillance kualitas air,” katanya.

Dalam jangka panjang, teknologi hiperspektral nantinya akan dicoba dalam bidang medis sebagai alat diagnostik. “Selain untuk pertanian dan budidaya perairan, kami akan manfaatkan untuk aplikasi kesehatan nantinya,” jelasnya.
(don)
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More