Kepala LLDikti Sebut Alumni UMI Mudah Terserap di Dunia Kerja
Rabu, 14 April 2021 - 16:17 WIB
Juga yang tidak kalah penting, kata Prof Jas, sapaannya, berkat prestasi UMI yang terus meningkat dalam program pemeringkatan dari berbagai platform pemerintah maupun swasta seperti SINTA, Kemendikbud , Webometrics, Unirank dan lainnya.
"Dari sekitar 4.500 kampus di seluruh Indonesia, UMI berada di peringkat ke-64 ( Kemendikbud ), berarti UMI telah mengalahkan banyak kampus negeri," tegas guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) itu.
Baca juga: 400 Peserta dari 40 Kampus Ramaikan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI
"Pencapaian ini menjadi pembuktian kualitas UMI . Sehingga orang tua harus betul-betul selektif dalam memasukkan anaknya ke perguruan tinggi dan saya yakin UMI adalah salah satu pilihan terbaik," sambungnya.
Sementara itu Rektor UMI , Prof Basri Modding menjelaskan, untuk mengeksplorasi peluang-peluang besar di era kompetitif saat ini, para alumni dituntut untuk tidak hanya memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi saja, namun mereka juga dituntut untuk mampu memiliki kompetensi sosial skill, kemampuan berkomunikasi dengan baik, mampu mengelola emosinya dengan baik, integritas, kemampuan kerja sama, kemampuan memecahkan masalah (problem solving) serta mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal keilmuan yang telah mereka miliki.
"Dari sekitar 4.500 kampus di seluruh Indonesia, UMI berada di peringkat ke-64 ( Kemendikbud ), berarti UMI telah mengalahkan banyak kampus negeri," tegas guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) itu.
Baca juga: 400 Peserta dari 40 Kampus Ramaikan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI
"Pencapaian ini menjadi pembuktian kualitas UMI . Sehingga orang tua harus betul-betul selektif dalam memasukkan anaknya ke perguruan tinggi dan saya yakin UMI adalah salah satu pilihan terbaik," sambungnya.
Sementara itu Rektor UMI , Prof Basri Modding menjelaskan, untuk mengeksplorasi peluang-peluang besar di era kompetitif saat ini, para alumni dituntut untuk tidak hanya memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi saja, namun mereka juga dituntut untuk mampu memiliki kompetensi sosial skill, kemampuan berkomunikasi dengan baik, mampu mengelola emosinya dengan baik, integritas, kemampuan kerja sama, kemampuan memecahkan masalah (problem solving) serta mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal keilmuan yang telah mereka miliki.
Lihat Juga :