Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Ini Langkah Cerdik Jaga Kesehatan

Rabu, 14 April 2021 - 05:51 WIB
Umat Islam mengejar alaman dengan membaca Al-Quran di bulan suci Ramadan. Foto/SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Di tengah cuaca ekstrem bulan Ramadhan, diperlukan upaya ekstra untuk menjaga kesehatan seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dosen Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat, Dwi Handayani berbagi tips untuk menjaga kesehatan dengan cara Cerdik.Cerdik merupakan gabungan enam langkah jitu menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem seperti saat ini. Enam langkah tersebut yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres.

Dwi menjelaskan, langkah cerdik ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem di bulan Ramadhan . Langkah cerdik yang pertama adalah cek kesehatan secara berkala, ini sangat penting dilakukan masyarakat."Jangan hanya datang ke pelayanan kesehatan jika sudah sakit, tapi pengecekan kesehatan secara berkala ini sangat penting, terlebih yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, jantung, dan penyakit kronis lainnya," jelas Dwi.



Mengawali bulan Ramadhan, masyarakat yang memiliki riwayat penyakit dapat mengecek kesehatan dan konsultasi pada dokter untuk mengatur pola minum obat dan pola diet yang tepat selama bulan puasa. "Sedangkan bagi yang tidak memiliki gangguan kesehatan, dapat melakukan cek kesehatan sederhana seperti cek berat badan, lingkar perut, tekanan darah," ungkapnya. Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Puncak Bogor Hujan Lebat Disertai Kilat hingga Sore

Lalu langkah kedua, enyahkan asap rokok. Momentum bulan puasa menjadikan seorang perokok bisa memanfaatkan untuk mengurangi menghisap rokoknya. "Lebih bagus lagi melalui bulan puasa, hal ini bisa menghentikan kebiasaan merokok dan seterusnya," tuturnya.

Langkah ketiga, kata Dwi adalah rajin aktivitas fisik, selama bulan puasa bukan menjadi penghalang kita untuk malas gerak (Mager) atau bermalas - malasan. Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik harus tetap dilakukan. "Kita bisa melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat, seperti jalan santai atau bersepeda selama 30 menit saja sudah cukup," katanya.

Dwi menjelaskan, langkah keempat melalui diet gizi seimbang. Bulan puasa menjadi godaan tersendiri untuk bisa mengontrol makanan maupun minuman yang dikonsumsi. "Kebanyakan masyarakat banyak mengonsumsi gorengan dan minuman serba manis. Perlu diingat, jika mengonsumsi gula dan lemak berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan, karena berisiko terhadap penyakit degenerative," jelas Dwi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!