Progress Kereta Cepat Kini 70%, Ridwan Kamil Minta Pusat Bangun 5 Flyover

Senin, 12 April 2021 - 16:48 WIB
Apalagi kata Kang Emil, sebelum jalur kereta cepat dibangun, arus lalu lintas antara Padalarang hingga Kota Bandung kerap macet, khususnya di kawasan perlintasan sebidang antara rel kereta api dengan jalan raya.

Baca juga: Tinjau Penyuntikan Vaksin Bersama Menkes, Ridwan Kamil: Jabar Akselerasi Vaksinasi COVID-19

"Aspirasi dari saya cuman satu. Sekarang saja tanpa ada kereta api cepat, jalur Padalarang-Bandung itu bikin macet karena ada perlintasan sebidang. Nah, mereka berkomitmen ada lima titik akan dibangun flyover," katanya.

Sehingga, kalau nanti ada perlintasan tambahan untuk kereta api cepat, frekuensinya bisa per 15 menit atau 20 menit, itu tidak akan mengganggu lalunya kendaraan di jalan raya," ungkap Kang Emil.

Diketahui, Senin (12/4/2021) pagi, Kang Emil mendampingiMenteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Depo Kereta Cepat Jakarta- Bandung di Tegalluar, Kabupaten Bandung. Namun, seusai melakukan peninjauan, Luhut dan Budi langsung bergegas tanpa memberikan keterangan kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!