Potensi Desa Besar, Pemberdayaan BUMDes Perlu Dukungan
Jum'at, 09 April 2021 - 09:05 WIB
Mereka mendapatkan pelatihan dari pemateri yang terdiri dari akademisi, pelaku usaha, perbankan, dan Kementerian Desa.
"Mereka akan diajari cara menggali potensi desanya seperti apa, bagaimana cara untuk menjual produknya, termasuk dengan membentuk pasarnya seperti apa," kata dia, dalam keterangan persnya, Jumat (9/4/2021).
Sebisa atau Sakola (sekolah) Bisnis Desa, dimulai pada tahun ini menghadirkan para kepala desa dan 100 direktur BUMDes.
Sehingga BUMDes mampu bertransformasi menjadi model usaha yang lebih profesional untuk memajukan perekonomian masyarakat pedesaan.
Akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) Dwi Purnomo mengatakan, selama ini keberadaan BUMDes sangat erat kaitannya dengan kepala desa.
Karena dibentuk oleh pemerintah desa. Namun, menurutnya para aparatur desa ini memiliki pengetahuan yang terbatas tentang tata kelola BUMDes.
Bahkan, dia pun menilai banyak kepala desa yang tidak memiliki kepedulian terhadap badan usaha tersebut.
"Mereka akan diajari cara menggali potensi desanya seperti apa, bagaimana cara untuk menjual produknya, termasuk dengan membentuk pasarnya seperti apa," kata dia, dalam keterangan persnya, Jumat (9/4/2021).
Sebisa atau Sakola (sekolah) Bisnis Desa, dimulai pada tahun ini menghadirkan para kepala desa dan 100 direktur BUMDes.
Sehingga BUMDes mampu bertransformasi menjadi model usaha yang lebih profesional untuk memajukan perekonomian masyarakat pedesaan.
Akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) Dwi Purnomo mengatakan, selama ini keberadaan BUMDes sangat erat kaitannya dengan kepala desa.
Karena dibentuk oleh pemerintah desa. Namun, menurutnya para aparatur desa ini memiliki pengetahuan yang terbatas tentang tata kelola BUMDes.
Bahkan, dia pun menilai banyak kepala desa yang tidak memiliki kepedulian terhadap badan usaha tersebut.
Lihat Juga :