Obok-obok Lapas Mojokerto, Petugas Temukan Senjata Tajam
Kamis, 08 April 2021 - 12:23 WIB
Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi mengungkapkan, penggeledahan dan tes urine dilakukan bersama petugas gabungan dari unsur BNNK serta Satreskoba Polresta Mojokerto. Sedikitnya, ada 39 petugas lapas serta 55 narapidana yang disampling untuk menjalani tes urine dari total 869 orang warga binaan.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan tes urine hasilnya negatif semua," kata Dedy usai melakukan serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan, Rabu (08/04/2021).
Baca juga: Hore...! Biaya Operasional RT dan RW di Surabaya Naik 100 Persen
Tes urine ini dilakukan menyusul adanya upaya penyelundupan sabu-sabu beberapa waktu lalu. Selain memaksimalkan prosedur pengecekan barang-barang yang masuk melalui ketelitian petugas serta kamera pengintai, pihaknya perlu memastikan warga lingkungan lapas terbebas dari penggunaan narkotika.
"Deteksi dini kita laksanakan. Ini membuktikan keseriusan kita bersama-sama stakeholder eksternal membuat lapas ini steril dari narkoba," imbuhnya.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan tes urine hasilnya negatif semua," kata Dedy usai melakukan serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan, Rabu (08/04/2021).
Baca juga: Hore...! Biaya Operasional RT dan RW di Surabaya Naik 100 Persen
Tes urine ini dilakukan menyusul adanya upaya penyelundupan sabu-sabu beberapa waktu lalu. Selain memaksimalkan prosedur pengecekan barang-barang yang masuk melalui ketelitian petugas serta kamera pengintai, pihaknya perlu memastikan warga lingkungan lapas terbebas dari penggunaan narkotika.
"Deteksi dini kita laksanakan. Ini membuktikan keseriusan kita bersama-sama stakeholder eksternal membuat lapas ini steril dari narkoba," imbuhnya.
Lihat Juga :