Ajak Warga Bersedia Divaksin, Menkominfo: Ini Kerja Bersama
Rabu, 07 April 2021 - 05:22 WIB
Menkominfo Johnny G Plate mengatakan sebanyak 80 persen masyarakat Indonesia bersedia divaksin. Artinya, masih ada sisa 20 persen lagi yang belum bersedia divaksin.
DEPOK - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan sebanyak 80 persen masyarakat Indonesia bersedia divaksin. Artinya, masih ada sisa 20 persen lagi yang belum bersedia divaksin.
"Dalam konteks Indonesia, 20 persen itu besar. Karena itu perlu usaha bersama, kita melakukan transmisi informasi, literasi informasi pada masyaraka. Kita lakukan bersama. Sekarang waktunya kerja kolaboratif menyelesaikan COVID-19," kata Johnny G Plate ketika meninjau Sentra Vaksin Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok, Selasa (6/4/2021).
Untuk merangkul 20 persen tersebut maka diperlukan pendekatan berbagai model. Mulai dari literasi yang bersifat umum sampai yang bersifat spesifik mengenai kesehatan. Hal itu, kata Johnny, dilakukan oleh pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah. Baca juga: Kominfo Nilai Teknologi Paling Ampuh Jauhkan Anak Muda dari Narkoba
"Bahkan sampai garis terdepan seperti kepala desa, lurah, Babinsa, Babinkamtib dan tentunya perguruan tinggi, pendidik pengajar, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi semua kekuatan nasional. Semua kekuatan pentahelix (terlibat), termasuk dunia usaha kita gerakkan untuk memungkinkan transmisi informasi yang tepat agar masyarakat mau dan vaksin," ungkapnya.
"Dalam konteks Indonesia, 20 persen itu besar. Karena itu perlu usaha bersama, kita melakukan transmisi informasi, literasi informasi pada masyaraka. Kita lakukan bersama. Sekarang waktunya kerja kolaboratif menyelesaikan COVID-19," kata Johnny G Plate ketika meninjau Sentra Vaksin Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok, Selasa (6/4/2021).
Untuk merangkul 20 persen tersebut maka diperlukan pendekatan berbagai model. Mulai dari literasi yang bersifat umum sampai yang bersifat spesifik mengenai kesehatan. Hal itu, kata Johnny, dilakukan oleh pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah. Baca juga: Kominfo Nilai Teknologi Paling Ampuh Jauhkan Anak Muda dari Narkoba
"Bahkan sampai garis terdepan seperti kepala desa, lurah, Babinsa, Babinkamtib dan tentunya perguruan tinggi, pendidik pengajar, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi semua kekuatan nasional. Semua kekuatan pentahelix (terlibat), termasuk dunia usaha kita gerakkan untuk memungkinkan transmisi informasi yang tepat agar masyarakat mau dan vaksin," ungkapnya.
Lihat Juga :