Audiensi Warga Balongan dan Pertamina Tegang, Minta Dana Kompensasi Rp20 juta
Jum'at, 02 April 2021 - 14:58 WIB
"Saya sudah tidak berjualan karena kebakaran ini. Saya tidak bekerja sekarang. Bingung mau cari uang bagaimana," ujar dia dalam kegiatan audiensi di Kantor Desa Sukaurip, Jumat (2/4/2021).
Hedi berharap agar proses ganti rugi akibat kejadian tersebut dapat diselesaikan dengan cepat. Menurutnya, hingga sekarang pihak Pertamina RU VI Balongan belum memberikan bantuan.
Hal senada disampaikan Tongamin, warga Desa Sukaurip yang terdampak insiden kebakaran itu. Ia menilai, banyak warga yang mengalami trauma. Luka psikis ini paling dirasakan oleh perempuan dan anak-anak. Mendengar suara ledakan kecil saja, tutur dia, mereka akan langsung lari menyelamatkan diri.
"Dampak psikologi yang berat. Masyarakat Desa Sukaurip khususnya ibu-ibu dan anak kecil. Dengar suara ledakan kecil saja mereka kaget dan ingin lari," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Anak 8 Tahun yang Terpeleset ke Sungai di Pangandaran Ditemukan Tidak Bernyawa
Hedi berharap agar proses ganti rugi akibat kejadian tersebut dapat diselesaikan dengan cepat. Menurutnya, hingga sekarang pihak Pertamina RU VI Balongan belum memberikan bantuan.
Hal senada disampaikan Tongamin, warga Desa Sukaurip yang terdampak insiden kebakaran itu. Ia menilai, banyak warga yang mengalami trauma. Luka psikis ini paling dirasakan oleh perempuan dan anak-anak. Mendengar suara ledakan kecil saja, tutur dia, mereka akan langsung lari menyelamatkan diri.
"Dampak psikologi yang berat. Masyarakat Desa Sukaurip khususnya ibu-ibu dan anak kecil. Dengar suara ledakan kecil saja mereka kaget dan ingin lari," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Anak 8 Tahun yang Terpeleset ke Sungai di Pangandaran Ditemukan Tidak Bernyawa
Lihat Juga :