Reaktivasi Rel Kereta Api Semarang-Lasem 70% Jalur Baru

Kamis, 18 Maret 2021 - 15:41 WIB
Menurutnya, moda transportasi kereta api lebih efektif, karena sifatnya massal dan bisa mengurangi kesemerawutan jalur Pantura yang didominasi kendaraan berat. Apalagi nilai investasi jalur kereta api per kilometer diprediksi hanya habis sekitar Rp25 miliar. Berbeda jauh dengan jalan tol yang investasinya rata-rata melampaui Rp120 Miliar setiap kilometer.

Sebelumnya, jalur rel kereta api Semarang-Lasem sudah pernah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Stasiun Lasem yang terletak di Desa Dorokandang dibangun antara tahun 1883-1900. Stasiun ini menjadi satu jalur dengan Stasiun Rembang dan menghubungkan daerah-daerah lain.

Memasuki tahun 1989, Stasiun Lasem ditutup karena dianggap tidak efisien akibat mulai banyaknya angkutan umum.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!