Okan Cornelius Laporkan Mantan Istri ke Polres Depok
Senin, 15 Maret 2021 - 15:51 WIB
Menurut dia, cincin itu bukan dibeli oleh Lee. Namun, di sosial media seolah Lee yang membeli barang tersebut. Barang-barang tersebut adalah hasil kerja Okan yang diberikan pada Lee yang saat itu masih menjadi istrinya.
“Bukan dia (Lee) beli, bukan berlian bukan emas, tapi endorsement dari satu perusahaan yang mau endorse gue sebagai publik figur. Cuma pada saat itu gue ngga pakai cincin, jadi gue kasi ke dia saat itu masih status istri,” jelasnya.
Baca juga: GAR ITB Bisa Dilaporkan karena Pencemaran Nama Baik Terhadap Din Syamsuddin
Okan mengatakan, kontrak kerja atas endorsement itu atas nama dirinya. Dan diposting di akun pribadi Okan sendiri. “Tapi di luaran dia bilang beli, padahal itu blue safir dan total kerugian di bawah Rp30 juta bukan ratusan juta. Hal seperti itu yang membuat opini publik seperti itu diduga di rumah Okan. Semua orang pikir Okan yang ambil,” ujarnya.
Apa yang sudah dilakukan mantan istrinya itu sangat merugikan dirinya. Di sisi lain, Okan juga merasa rugi atas waktu yang hilang untuk mengurus hal-hal seperti ini. Dia menjadi tidak fokus dalam melakukan pekerjaan. Karena itu, dia mendatangi kantor polisi untuk menempuh jalur hukum dan berharap agar masalahnya cepat selesai.
“Bukan dia (Lee) beli, bukan berlian bukan emas, tapi endorsement dari satu perusahaan yang mau endorse gue sebagai publik figur. Cuma pada saat itu gue ngga pakai cincin, jadi gue kasi ke dia saat itu masih status istri,” jelasnya.
Baca juga: GAR ITB Bisa Dilaporkan karena Pencemaran Nama Baik Terhadap Din Syamsuddin
Okan mengatakan, kontrak kerja atas endorsement itu atas nama dirinya. Dan diposting di akun pribadi Okan sendiri. “Tapi di luaran dia bilang beli, padahal itu blue safir dan total kerugian di bawah Rp30 juta bukan ratusan juta. Hal seperti itu yang membuat opini publik seperti itu diduga di rumah Okan. Semua orang pikir Okan yang ambil,” ujarnya.
Apa yang sudah dilakukan mantan istrinya itu sangat merugikan dirinya. Di sisi lain, Okan juga merasa rugi atas waktu yang hilang untuk mengurus hal-hal seperti ini. Dia menjadi tidak fokus dalam melakukan pekerjaan. Karena itu, dia mendatangi kantor polisi untuk menempuh jalur hukum dan berharap agar masalahnya cepat selesai.
(jon)
Lihat Juga :