Masyarakat Abai, Wali Kota Pesimistis Virus Corona Hilang dari Prabumulih
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:20 WIB
Masyarakat Kota Prabumulih, masih terus berkumpul di satu titik dalam jumlah banyak serta tidak memakai masker. Foto/Berrie Brima
PRABUMULIH - Diperkirakan jumlah masyarakat Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, yang terpapar coronavirus disease (COVID-19) akan melonjak tinggi jika masyarakat abai dengan protokol kesehatan yang telah disosialisasikan Pemerintah, untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Hingga menjelang penerapan Pemberlakukan Sosial Bersekala Besar (PSBB) pada 26 Mei 2020 mendatang, masyarakat Kota Prabumulih, masih terus berkumpul di satu titik dalam jumlah banyak serta tidak memakai masker.
Wali Kota Prabumulih, Ridho Yahya, mengatakan, kalau hanya mengaharapkan Pemerintah saja yang bekerja memutus matarantai penyebaran virus Corona, sementara masyarakat masih tidak memekai masker dan terus berkumpul, maka butuh waktu panjang untuk menghilangkan virus tersebut dari prabumulih.
“Selesainya virus Corona di Prabumulih butuh kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Namun, jika masih membandel seperti saat ini, saya pesimis virus Corona akan selesai dengan cepat.” Terang Ridho Yahya, saat konfresni pers dengan sejumlah wartawan senin (18/5/2020). (Baca juga: Pengasuh Pondok Pesantren Digorok Santrinya saat Salat Tahajud )
Hingga menjelang penerapan Pemberlakukan Sosial Bersekala Besar (PSBB) pada 26 Mei 2020 mendatang, masyarakat Kota Prabumulih, masih terus berkumpul di satu titik dalam jumlah banyak serta tidak memakai masker.
Wali Kota Prabumulih, Ridho Yahya, mengatakan, kalau hanya mengaharapkan Pemerintah saja yang bekerja memutus matarantai penyebaran virus Corona, sementara masyarakat masih tidak memekai masker dan terus berkumpul, maka butuh waktu panjang untuk menghilangkan virus tersebut dari prabumulih.
“Selesainya virus Corona di Prabumulih butuh kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Namun, jika masih membandel seperti saat ini, saya pesimis virus Corona akan selesai dengan cepat.” Terang Ridho Yahya, saat konfresni pers dengan sejumlah wartawan senin (18/5/2020). (Baca juga: Pengasuh Pondok Pesantren Digorok Santrinya saat Salat Tahajud )
Lihat Juga :