Dipanggil BKPPD, Lurah Pekayon Bantah Raba 'Bemper' Wanita Penjaga Warung
Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:28 WIB
Tiba-tiba, terduga pelaku menghampiri dan langsung memegang bagian bokong korban sambil meminta dibuatkan pesanan teh manis dan diantarkan ke ruangan. Lalu, ER kembali ke ruangan okunum lurah tersebut untuk mengantar es teh manis. Saat itu, ruangan tersebut kosong. Saat hendak keluar dari kantor lurah tersebut, ER tidak bisa membuka pintu.
Lalu, lurah tersebut memintanya untuk duduk di sebelahnya. ER langsung menolak permintaan Rahmat. Kemudian dia memegang tangan ER dan digesekkan ke arah alat kemaluannya. Korban merasa tidak tenang dan berupaya keluar namun pintu terkunci. Kemudian, RJ meraba bagian dada dan bokong korban dari arah belakang.
ER terus mendesak untuk keluar dari ruangan tersebut. Akhirnya, Rahmat meminta stafnya untuk membukakan pintu. Tak terima dengan aksi yang dilakukan oleh oknum lurah ini, kemudian korban melaporkan kasus pencabulan ini.”Kami telah memeriksa sejumlah saksi. Total ada tujuh saksi yang diperiksa, yakni suami korban dan enam staf kelurahan,” ungkapnya.
Erna menambahkan, sudah ada enam staf lurah yang sudah dimintai keterangan, staf lurah mengetahui bahwa korban masuk ke ruangan lurah dan mengantarkan minuman. Saat ini, kasus ini masih ditangani petugas kepolisian.”Masih kita dalami, nanti kalua ada perkembangan kita informasikan kembali,” tegasnya.
Lalu, lurah tersebut memintanya untuk duduk di sebelahnya. ER langsung menolak permintaan Rahmat. Kemudian dia memegang tangan ER dan digesekkan ke arah alat kemaluannya. Korban merasa tidak tenang dan berupaya keluar namun pintu terkunci. Kemudian, RJ meraba bagian dada dan bokong korban dari arah belakang.
ER terus mendesak untuk keluar dari ruangan tersebut. Akhirnya, Rahmat meminta stafnya untuk membukakan pintu. Tak terima dengan aksi yang dilakukan oleh oknum lurah ini, kemudian korban melaporkan kasus pencabulan ini.”Kami telah memeriksa sejumlah saksi. Total ada tujuh saksi yang diperiksa, yakni suami korban dan enam staf kelurahan,” ungkapnya.
Erna menambahkan, sudah ada enam staf lurah yang sudah dimintai keterangan, staf lurah mengetahui bahwa korban masuk ke ruangan lurah dan mengantarkan minuman. Saat ini, kasus ini masih ditangani petugas kepolisian.”Masih kita dalami, nanti kalua ada perkembangan kita informasikan kembali,” tegasnya.
(hab)
Lihat Juga :