Diprotes Mantan Mensos, Suap Izin Pengurukan Situ di Tangsel Terbongkar

Kamis, 04 Maret 2021 - 17:14 WIB
Proyek pengurukan situ di Kampung Setu, Jalan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata belum memiliki izin. Okezone/Hambali
TANGERANG SELATAN - Proyek pengurukan situ di Kampung Setu, Jalan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata belum memiliki izin. Namun, pengelola serta kontraktor terus mengoperasikan alat berat backhoe guna menguruk tanah di kawasan itu.

Tampak di lokasi, Kamis (4/3/21) siang, satu unit backhoe meraung-raung memindahkan gundukan tanah di sana. Sementara, beberapa truk bemuatan tanah pun terlihat lalu lalang berada di bagian depan proyek. Padahal sebelumnya, kegiatan tersebut telah disegel Satpol PP karena belum memiliki izin. (Baca juga; Protes Pengurukan Situ Dicuekin, Bachtiar Chamsyah: Saya Malu sebagai Bekas Menteri 9 Tahun )



Mendapat kabar segel dicopot, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, langsung mengecek ke lokasi. Pengelola dan kontraktor pun tak bisa mengelak lantaran mesin alat berat backhoe tepergok masih beroperasi. (Baca juga; Bachtiar Chamsyah, Mantan Mensos yang Resah Situ di Tangsel Diuruk Jawara )

"Setiap proses pembangunan renovasi, rehab, atau apapun itu tetap harus memiliki izin. Yang benar itu sebelum ada kegiatan harus ada izin dulu. Karena ini proyeknya sudah terlanjur berjalan, ya sekarang dihentikan dulu sampai izin terbit," ucap Sapta kepada pengelola dan kontraktor.

Meski bisa digiring ke ranah pidana, namun Sapta enggan mempersoalkan pencopotan segel di area itu. Menurut dia, solusi terbaik adalah menghentikan kegiatan di area proyek sambil mengurus perizinan di dinas terkait. "Nggak lah (Dipidanakan). Yang penting saat ini dihentikan dulu kegiatannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!