Wali Kota Bobby Nasution Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Pedagang di Medan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:45 WIB
“Setelah 14 hari penyuntikan vaksin ini dilakukan, ibu harus datang kembali untuk mendapatkan suntikan vaksin yang kedua. Harus datang ya bu, jika tidak datang, penyuntikan vaksin yang dilakukan ini akan sia-sia,” kata Bobby Nasution.
Sebelumnyanya, Wali Kota meninjau pelaksanaan vaksinasi di Terminal Terpadu (TTA) Amplas dan Pasar Tradisionil Titi Kuning. Wali Kota berharap program vaksinasi yang dilakukan berjalan lancar. Dengan demikian masyarakat memiliki kekebalan sehingga dapat menjalankan aktifitas dengan tenang.
Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendy mengatakan, vaksinasi yang dilakukan ini merupakan pencanangan tahap kedua vaksinasi yang dilakukan di Kota Medan. Di tahap kedua ini, ada 4 lokasi pencanangan yang dilakukan yakni TTA Amplas, Pasar Titi Kuning, Pasar Sei Sikambing dan TTA Pinang Baris. Baca juga: Jelang Peralihan Jabatan Bupati Simalungun, Pimpinan OPD Diintimidasi
Dikatakan Edwin, masing-masing lokasi menargetkan 200 peserta untuk mendapatkan suntikan vaksin. Setelah itu vaksin akan dilanjutkan lagi dan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang dimiliki, terutama kepada lansia dan pelayan publik.
Sebelumnyanya, Wali Kota meninjau pelaksanaan vaksinasi di Terminal Terpadu (TTA) Amplas dan Pasar Tradisionil Titi Kuning. Wali Kota berharap program vaksinasi yang dilakukan berjalan lancar. Dengan demikian masyarakat memiliki kekebalan sehingga dapat menjalankan aktifitas dengan tenang.
Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendy mengatakan, vaksinasi yang dilakukan ini merupakan pencanangan tahap kedua vaksinasi yang dilakukan di Kota Medan. Di tahap kedua ini, ada 4 lokasi pencanangan yang dilakukan yakni TTA Amplas, Pasar Titi Kuning, Pasar Sei Sikambing dan TTA Pinang Baris. Baca juga: Jelang Peralihan Jabatan Bupati Simalungun, Pimpinan OPD Diintimidasi
Dikatakan Edwin, masing-masing lokasi menargetkan 200 peserta untuk mendapatkan suntikan vaksin. Setelah itu vaksin akan dilanjutkan lagi dan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang dimiliki, terutama kepada lansia dan pelayan publik.
(zai)
Lihat Juga :