Setelah Sinovac, Vaksin COVID-19 Anhui Asal Tiongkok Juga Uji Klinis Fase 3 di Indonesia

Kamis, 18 Februari 2021 - 07:28 WIB
ilustrasi
BANDUNG - Vaksin COVID-19 asal Tiongkok, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co. Ltd. dipastikan akan melakukan uji klinis fase 3 di Indonesia pada awal Maret 2021. Vaksin ini akan menjadi vaksin Covid kedua setelah Sinovac yang melakukan uji klinis fase 3 di Indonesia.

Kepastian akan dilakukannya uji klinis vaksin COVID ini, diakui peneliti utama uji klinis fase III vaksin rekombinan COVID-19 Anhui dr. Rodman Tarigan, Sp.A(K), M.Kes. Menurut dia, uji klinis akan dimulai Awal Maret 2021. Uji klinis fase III ini akan melibatkan 4.000 relawan.



Baca juga: Gegara Sabu, Kapolsek Cantik Ini Ditahan Propam Polda Jabar, Ini Sosoknya

Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical merupakan produsen vaksin asal Tiongkok. Salah satu produk yang sudah dihasilkan adalah vaksin meningitis yang sudah dipakai untuk jemaah haji dan umroh di Indonesia.

“Kita menyasar target relawan dari nonkesehatan,” ujar Rodman dalam keterangan resmi Humas Unpad, Kamis (18/2/2021).

Berbeda dengan jenis vaksin COVID-19 yang dikembangkan Sinovac, Anhui mengembangkan jenis vaksin rekombinan atau sub unit protein. Artinya, platform vaksin ini diambil dari spike glikoprotein atau bagian kecil virus yang akan memicu kekebalan tubuh saat disuntikan ke tubuh manusia. Ini berbeda dengan jenis vaksin Sinovac yang diambil dari virus yang dimatikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!