Gadis ABG Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Penampungan
Jum'at, 17 April 2020 - 20:37 WIB
Anggelika (14), warga Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumatera-selatan, tewas tenggelam di Kolam penampungan air perumahan RS Bunda yang kedalamannya mencapai tiga meter. Foto/Ilustrasi
PRABUMULIH - Anggelika (14), warga Jalan Alipatan Gang Amir, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumatera-selatan, tewas tenggelam di Kolam penampungan air perumahan RS Bunda yang kedalamannya mencapai tiga meter.
Peristiwa tenggelamnya remaja terebut sempat membuat gempar warga sekitar. Warga yang berhasil mengevakuasi korban kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.
Menurut saksi yang juga teman korban, Riki dan Angga, Saat itu sekira pukul 16.00 WIB, korban mengajak teman-temannya mandi. Namun mereka menolak untuk diajak mandi di kolam tersebut.
"Sebelum menceburkan diri, korban sempat berkata mau mandi dan mengucapkan selamat tinggal kepada teman-temannya." Terang Riki dan Angga.
Nah, usai terjun ke dalam galian yang berisi air tersebut, korban tak kunjung keluar ke permukaan air. Khawatir, teman korban lalu menghampiri kolam penampungan air.
Teman korban Riki dan Angga melakukan pencarian ke dalam kolam, namun diduga dalam dan banyak lumpur membuat keduanya tak berhasil menemukan korban lalu melaporkan kepada keluarga dan warga.
Peristiwa tenggelamnya remaja terebut sempat membuat gempar warga sekitar. Warga yang berhasil mengevakuasi korban kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.
Menurut saksi yang juga teman korban, Riki dan Angga, Saat itu sekira pukul 16.00 WIB, korban mengajak teman-temannya mandi. Namun mereka menolak untuk diajak mandi di kolam tersebut.
"Sebelum menceburkan diri, korban sempat berkata mau mandi dan mengucapkan selamat tinggal kepada teman-temannya." Terang Riki dan Angga.
Nah, usai terjun ke dalam galian yang berisi air tersebut, korban tak kunjung keluar ke permukaan air. Khawatir, teman korban lalu menghampiri kolam penampungan air.
Teman korban Riki dan Angga melakukan pencarian ke dalam kolam, namun diduga dalam dan banyak lumpur membuat keduanya tak berhasil menemukan korban lalu melaporkan kepada keluarga dan warga.
Lihat Juga :