Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Bogor Bisa Dipidana

Selasa, 16 Februari 2021 - 11:15 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya dan unsur muspida menyepakati bahwa para pelanggar protokol kesehatan bisa dipidana. Foto/SINDOnews
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor , Polresta Bogor Kota, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Denpom III/1 Bogor, dan Satpom TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja, menyepakati bahwa para pelanggar protokol kesehatan bisa dipidana.

Kesepakatan itu dituangkan dalam MoU yang ditandatangani Wali Kota Bogor Bima Arya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Sutrisno, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Herry Hermanus Horo dan Komandan Satuan POM TNI AU Atang Sendjaja, Letkol Dadan.



Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan, selama ini dasar penegakkan hukum yang digunakan dalam penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan adalah Peraturan Wali Kota (Perwali). Ke depan dasar yang akan digunakan adalah Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum.

“Dalam Perda tersebut menyangkut banyak hal, tidak hanya tentang lingkungan hidup, sampah dan yang lainnya. Tetapi aspek protokol kesehatan juga bisa masuk yang sanksinya diatur dan bisa lebih berat,” katanya. (Baca juga; Pemkot Bogor Siapkan 3 Tempat Isolasi Baru untuk Pasien OTG )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!