Maknai HPN, Jurnalis Pena Batas Tanam Ratusan Pohon di Perbatasan RI-Timor Leste
Selasa, 09 Februari 2021 - 23:37 WIB
Memperingati HPN, Persatuan Jurnalis Perbatasan RI-RDTL menanam ratusan pohon di sepanjang lereng bukit di area bendungan Rotiklot di garis batas Indonesia-Timor Leste. Foto SINDOnews
ATAMBUA - Memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Persatuan Jurnalis Perbatasan RI-RDTL (Pena Batas) menanam ratusan anakan pohon di sepanjang lereng bukit di area bendungan Rotiklot di garis batas Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Selasa (9/2/2021).
Aski menanam pohon ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Kabupaten Belu untuk terus mencintai alam dengan menanam pohon. Karena dengan menanam pohon, hutan dapat dilestarikan dan ketersediaan air tanah dapat dijaga. Baca juga: Plh Bupati Pangandaran Ajak Media Bangkit Pulihkan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19
Aksi penanaman pohon ini dilaksanakan bersama dengan para anggota TNI dari Satuan Pengamanan Perbatasan RI, Dinas Kehutanan Kabupaten Belu dan orang muda Atambua . Jenis pohon yang ditanam adalah sengon dan trambesi.
Ketua Pena Batas RI-RDTL Evan Dile Payong mengatakan, kegiatan penaman 100 pohon sengon dan tranbesi ini sebagai bentuk rasa prihatin para jurnalis akan pelestarian hutan yang semakin pudar di tengah masyarakat.
Aski menanam pohon ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Kabupaten Belu untuk terus mencintai alam dengan menanam pohon. Karena dengan menanam pohon, hutan dapat dilestarikan dan ketersediaan air tanah dapat dijaga. Baca juga: Plh Bupati Pangandaran Ajak Media Bangkit Pulihkan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19
Aksi penanaman pohon ini dilaksanakan bersama dengan para anggota TNI dari Satuan Pengamanan Perbatasan RI, Dinas Kehutanan Kabupaten Belu dan orang muda Atambua . Jenis pohon yang ditanam adalah sengon dan trambesi.
Ketua Pena Batas RI-RDTL Evan Dile Payong mengatakan, kegiatan penaman 100 pohon sengon dan tranbesi ini sebagai bentuk rasa prihatin para jurnalis akan pelestarian hutan yang semakin pudar di tengah masyarakat.
Lihat Juga :