Klaster Keluarga Tinggi, Mahasiswi Bantu Penyuluhan Prokes di Permukiman
Minggu, 07 Februari 2021 - 12:02 WIB
Menurut Hasna, warga yang tinggal di Perumahan Departemen Kesehatan kebanyakan berusia produktif, yang tentunya masih aktif bekerja di perkantoran. Hal itu berpotensi meningkatkan risiko penularan Covid hingga berkembang menjadi klaster keluarga.
"Kebanyakan di sini memang usianya masih produktif, jadi lebih banyak bekerja di perkantoran. Apalagi banyak anak-anak juga, mereka kebanyakan bermain di luar rumah membaur satu sama lain tanpa pengawasan keluarga. Hal itu juga yang harus jadi perhatian kita bersama," imbuhnya.
Saat turun dari rumah ke rumah, Hasna turut didampingi pengurus lingkungan setempat. Warga menilai, apa yang dilakukan Hasna patut diapresiasi, mengingat di masa pandemi saat ini implementasi kepatuhan Prokes di lingkungan paling bawah biasanya tak berjalan maksimal.
"Masih banyak anak-anak yang bermain bersama teman-temannya tanpa menggunakan masker atau faceshield dan tidak menjaga jarak. Upaya-upaya memberi penyuluhan dari pintu ke pintu ini harus kita apresiasi, karena kita sendiri biasanya enggan melakukan itu," terang Ketua RW11, Ade A Rivai di lokasi yang sama.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Tangsel, hingga hari ini terakhir tercatat 12.123 orang kontak erat, suspect sebanyak 4.695 orang, probable 28 orang, dan jumlah terkonfirmasi mencapai 5.939 orang.
"Kebanyakan di sini memang usianya masih produktif, jadi lebih banyak bekerja di perkantoran. Apalagi banyak anak-anak juga, mereka kebanyakan bermain di luar rumah membaur satu sama lain tanpa pengawasan keluarga. Hal itu juga yang harus jadi perhatian kita bersama," imbuhnya.
Saat turun dari rumah ke rumah, Hasna turut didampingi pengurus lingkungan setempat. Warga menilai, apa yang dilakukan Hasna patut diapresiasi, mengingat di masa pandemi saat ini implementasi kepatuhan Prokes di lingkungan paling bawah biasanya tak berjalan maksimal.
"Masih banyak anak-anak yang bermain bersama teman-temannya tanpa menggunakan masker atau faceshield dan tidak menjaga jarak. Upaya-upaya memberi penyuluhan dari pintu ke pintu ini harus kita apresiasi, karena kita sendiri biasanya enggan melakukan itu," terang Ketua RW11, Ade A Rivai di lokasi yang sama.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Tangsel, hingga hari ini terakhir tercatat 12.123 orang kontak erat, suspect sebanyak 4.695 orang, probable 28 orang, dan jumlah terkonfirmasi mencapai 5.939 orang.
(mhd)
Lihat Juga :