Ridwan Kamil: 37 Persen Wilayah di Jawa Barat Masih Waspada, Sisanya Aman

Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:37 WIB
Namun, Pemprov berkomitmen melakukan pelacakan virus pada 50 juta warga Jabar. Saat ini sudah 110.000 orang yang diuji melalui dan polymerase chain reaction (PCR). Ada sembilan laboratorium yang dikerahkan. Jumlah sampel yang diperiksa pun meningkat dari 140 menjadi 2.000 per hari.

Kang Emil, sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya berusaha keras agar persentasi orang yang dites mencapai 0,6 persen atau 300.000. Sepekan dilakukan 15.000 tes. Hasilnya, satu persen dinyatakan positif COVID-19 .

“Siapa yang harus mengikuti tes? Para PDP, keluarga, dan kontak terdekatnya. Kemudian, tenaga kesehatan dan para dokter. Lapis selanjutnya, profesi rawan berkerumun dan interaksi, yakni petugas di terminal dan pasar,” ujarnya dalam video yang disiarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 , Sabtu (16/5/2020).

(Baca: Ngamuk saat Dijemput Paksa, Pasien Positif Corona Peluk Warga Supaya Tertular)

Alumnus Institut Teknologi Bandung itu menjelaskan angka kasus positif baru di Jabar berkisar 21-24 orang per hari. Sebelumnya, rata-rata kasus positif 40 orang per hari. Jumlah pasien di rumah sakit menurun dari 430 ke 350 orang. Jabar mengerahkan 105 rumah sakit rujukan untuk menangani orang positif COVID-19 .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!