Polda Metro Jaya Gandeng Dai Sosialisasi Protokol Kesehatan COVID-19
Kamis, 04 Februari 2021 - 04:30 WIB
"Ini adalah tindak lanjut dari perintah Kapolri untuk membangun pendekatan yang lebih humanis, membangun komunikasi dengan umat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga Polda Metro Jaya menginisiasi melantik dai kamtibmas dalam rangka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," kata Fadil.
Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj yang turut menjadi bagian dari program dai kamtibmas menyambut terbuka program tersebut. Said Aqil mengaku para tokoh agama yang terlibat dalam program dai kamtibmas akan berusaha mewujudkan masyarakat yang beradat dan bermartabat.
"Tugas pertama yang harus dijalankan adalah sosialisasi protokol kesehatan. Itu tugas pertama. Selanjutnya bagaimana mendorong masyarakat DKI, masyarakat yang beradat, bermartabat dan berbudaya," ujar Said Aqil Siradj.
Ia menambahkan, dai Kamtibmas ini merupakan para dai, ustaz hingga khatib dari pesantren dewan masjid, NU, dan Muhammadiyah.
"Semuanya punya komitmen yang sama ingin membangun masyarakat DKI yang beradat, bermartabat, santun, berakhlak jauh dari radikalisme, dari ekstremisme apalagi terorisme," kata Said Aqil.
Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj yang turut menjadi bagian dari program dai kamtibmas menyambut terbuka program tersebut. Said Aqil mengaku para tokoh agama yang terlibat dalam program dai kamtibmas akan berusaha mewujudkan masyarakat yang beradat dan bermartabat.
"Tugas pertama yang harus dijalankan adalah sosialisasi protokol kesehatan. Itu tugas pertama. Selanjutnya bagaimana mendorong masyarakat DKI, masyarakat yang beradat, bermartabat dan berbudaya," ujar Said Aqil Siradj.
Ia menambahkan, dai Kamtibmas ini merupakan para dai, ustaz hingga khatib dari pesantren dewan masjid, NU, dan Muhammadiyah.
"Semuanya punya komitmen yang sama ingin membangun masyarakat DKI yang beradat, bermartabat, santun, berakhlak jauh dari radikalisme, dari ekstremisme apalagi terorisme," kata Said Aqil.
(abd)
Lihat Juga :