Polda Metro Jaya Gandeng Dai Sosialisasi Protokol Kesehatan COVID-19

Kamis, 04 Februari 2021 - 04:30 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Gandeng...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menggandeng dai dan ulama dalam penanganan COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menggandeng puluhan dai dan ustaz dalam penanganan virus corona. Para tokoh agama itu nantinya melakukan sosialisasi perihal protokol kesehatan hingga memberikan ceramah memerangi radikalisme di masjid-masjid.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, saat ini tantangan terkini terkait dengan ketaatan protokol kesehatan. "Ada 31 (dai) di Polda dan masing-masing Polres juga punya dai Kamtibmas. Ini yang akan keliling dari masjid ke masjid," katanya, Rabu (3/2/2021).

Dia menegaskan, bukan hanya sosialisasi protokol kesehatan, para dai kamtibmas itu juga diharapkan mampu turut membantu kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan lewat ceramah-ceramah yang menumbuhkan persatuan masyarakat.

Program dai kamtibmas ini sebagai bentuk tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta adanya pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.

"Ini adalah tindak lanjut dari perintah Kapolri untuk membangun pendekatan yang lebih humanis, membangun komunikasi dengan umat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga Polda Metro Jaya menginisiasi melantik dai kamtibmas dalam rangka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," kata Fadil.

Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj yang turut menjadi bagian dari program dai kamtibmas menyambut terbuka program tersebut. Said Aqil mengaku para tokoh agama yang terlibat dalam program dai kamtibmas akan berusaha mewujudkan masyarakat yang beradat dan bermartabat.

"Tugas pertama yang harus dijalankan adalah sosialisasi protokol kesehatan. Itu tugas pertama. Selanjutnya bagaimana mendorong masyarakat DKI, masyarakat yang beradat, bermartabat dan berbudaya," ujar Said Aqil Siradj.

Ia menambahkan, dai Kamtibmas ini merupakan para dai, ustaz hingga khatib dari pesantren dewan masjid, NU, dan Muhammadiyah.

"Semuanya punya komitmen yang sama ingin membangun masyarakat DKI yang beradat, bermartabat, santun, berakhlak jauh dari radikalisme, dari ekstremisme apalagi terorisme," kata Said Aqil.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Rekomendasi
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved