Pengamen Ditusuk Oknum Satpol PP di Subang, Anggota DPR Ini Turun Tangan
Rabu, 03 Februari 2021 - 11:23 WIB
Sementara itu salah seorang teman korban, Ilham (21) pristiwa penusukan itu terjadi di sekitar lampu merah Shinta, di Jl. Otto Iskandardinata, Subang. Dirinya dan korban yang saat itu sedang mengamen tiba-tiba didatangi anggota Satpol PP. “Mereka (oknum Satpol PP) minta uang, kita kasih Rp 20 ribu, tapi hanya kami kasih Rp 10 ribu. Dan mereka tidak terima,” kata Ilham.
Saat aksi pemalakan itu Udung mencoba merekam dengan kamera ponsel. Namun aksi Udung disadari anggota Satpol PP tersebut dan polsel korban pun akhirnya dirampas. Kemudian korban Udung melakukan perlawanan. "Saat itu lah terjadi penusukan. Saya sempat menghindar, tapi si Mang Udung kena,'ujarnya.
Melihat rekanya terkapar bersimbah darah, para pengamen dibantu warga sekitar langsung melarikan korban ke rumah sakit. Baca juga: Dedi Mulyadi Temui RE Koswara, Ayah yang Digugat Anak Rp3 Miliar
Kepala Satpol PP Subang, Dikdik saat dihubungi wartawan mengaku sudah mendapat informasi dari pihak kepolisian terkait adanya laporan aksi penusukan tersebut. Jika betul kejadiannya seperti demikian pihaknya menyayangkan sikap anggotanya tersebut. "Ya, sudah ada informasi, dan itu diluar pantauan kami. Kini sedang di proses di kepolisian,” pungkasnya.
Saat aksi pemalakan itu Udung mencoba merekam dengan kamera ponsel. Namun aksi Udung disadari anggota Satpol PP tersebut dan polsel korban pun akhirnya dirampas. Kemudian korban Udung melakukan perlawanan. "Saat itu lah terjadi penusukan. Saya sempat menghindar, tapi si Mang Udung kena,'ujarnya.
Melihat rekanya terkapar bersimbah darah, para pengamen dibantu warga sekitar langsung melarikan korban ke rumah sakit. Baca juga: Dedi Mulyadi Temui RE Koswara, Ayah yang Digugat Anak Rp3 Miliar
Kepala Satpol PP Subang, Dikdik saat dihubungi wartawan mengaku sudah mendapat informasi dari pihak kepolisian terkait adanya laporan aksi penusukan tersebut. Jika betul kejadiannya seperti demikian pihaknya menyayangkan sikap anggotanya tersebut. "Ya, sudah ada informasi, dan itu diluar pantauan kami. Kini sedang di proses di kepolisian,” pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :