Kisah Penganut Kejawen yang Nekat Bunuh Diri karena Pernikahan Anak Tak Sesuai Primbon Jawa

Kamis, 28 Januari 2021 - 09:54 WIB
Seorang pria paruh baya berinisial SY (52) ditemukan tewas tergantung di rumahnya Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen, Jawa Tengah. Foto iNews TV/Joe H
KEBUMEN - Seorang pria paruh baya berinisial SY (52) ditemukan tewas tergantung di rumahnya Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen , Jawa Tengah, Senin 25 Januari 2021. Dimana SY nekat bunuh diri karena pernikahan anak kandungnya tak sesuai dengan primbon Jawa, sontak kejadian ini membuat Kebumen gempar.



Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Sugiyanto mengatakan, peristiwa tersebut pertama diketahui oleh istri korban sekitar pukul 03.45 WIB. Dimana sang suami yang awalnya pamit mau pergi ke belakang sekitar pukul 03.00 WIB namun sudah berselang waktu 30 menit tak kunjung kembali.

Baca: Pergi Tanpa Pamit, Warga Tulungagung Ditemukan Tewas Tergantung di Jembatan

“Istri yang curiga lantas menyusul suaminya ke belakang namun betapa terkejutnya saat dia melihat suaminya tewas tergantung di dapur. Sang istri menjerit histeris hingga tetangga sekitar datang ke rumahnya,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!